' '
| | 954 kali dibaca

Pedagang Kecewa, Pengaspalan Lokasi Berjualan di Akau Molor

Inilah lokasi Pedagang Akau Potong Lembu yang di aspal, padahal telah dipasang paving blok.

Inilah lokasi Pedagang Akau Potong Lembu yang di aspal, padahal telah dipasang paving blok, Jumat (26/09) sore.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Sejumlah pedagang kuliner di Pusat Jajan Selera (Pujasera), Akau Potong Lembu, Kelurahan Kemboja, Kecamatan Tanjungpinang Barat, kota Tanjungpinang sangat kecewa pada kontraktor pelaksana pengasapalan lokasi Akau tersebut. Pasalnya, tanpa pemberitahuan, pengaspalan dikerjakan. Sehingga membuat pedagang yang telah siap-siap berjualan merugi karena batal menggelar dagangannya, Jumat (26/09).

Along yang berjualan sup ikan dijumpai awak media ini mengatakan.”Saya sangat kecewa kepada pengelola akau dan kontraktor. Seharusnya, sebelum pekerjaan dimulai diberitahukan lebih dulu. Sehingga kami tidak memasak jualan, kalau begini kami yang rugi. Siapa yang bertanggungjawab ?.”kesalnya.

Hal senada dikatakan Delfi Murni pedagang nasi goreng Pataya.”Bagaimana Badan Usaha Milik Daerah dan kontraktornya. Masa mau diaspal tidak ada pemberitahuan lebih dulu. Kita jualan disini bayar pajak lo, jangan sesukanya sajalah.”gerutu Delfi Murni yang akrab dipanggil Delfi. Kemudian lanjut Delfi.”Jika seperti ini, bagaimana kita mau jualan, dan makanan ini siapa yang mau memakanya. Siapa yang akan bertanggung jawab terhadap kerugian saya. Jika dagangan saya tidak di jual hari ini, maka dagangan saya akan terbuang sia-sia. Besok, apa modal saya untuk berjualan.”Keluhnya.

Pejabat sementara BUMD kota Tanjungpinang Yuswandi dikonfirmasi awak media ini melalui Pesan Singkat (SMS) Jum’at (26/09) menjawab keluhan pedagang tersebut ketika dikonfirmasi Radar Kepri menuliskan.”1, Perhitungan teknis kontraktor pelaksana, Pengaspalan selesai sebelum jam 15 00 karena tadi siang hujan, jadinya tertunda. 2, orang petugas lapangan sehari sebelumya, sudah sampaikan kepada pedagang/pengurus Asosiasi Pedagang Akau Potong Lembu, bahwa ada akan ada pengaspalan.”tulis Yuswani.

Kemudian Yuswandi menuliskan.”Karena hujan penyelesaian pengaspalan jadi terlambat. Kita harap bisa dimaklumi.”Tulis mantan kepala Dinas Pekerjaan Umum kota itu.

Sebelumya Kepala BUMD kota non aktif, Eva Amelia SH M Si dikonfirmasi awak media ini diruangan kerjanya, mengatakan.”Masalah itu bang, saya sendri tidak tahu, karena pihak kontraktornya tidak pernah berkoordinasi dengan kami. Saya juga heran, kenapa itu diaspal, lokasi itu-kan baru di paving blok,  kan belum rusak. Kenapa diaspal, jika diaspal otomatis tidak ada pori-pori air lagi, nantinyakan bisa banjir.”terang Eva Amalia SH Msi.

Mandor proyek yang tidak ada plangnya itu, Rizal dijumpai awak media ini dilokasi tersebut, mengatakan.”Kami ini tadinya, jam 15 00 Wib sudah selesai, karena hari hujan, waktunya molor.”Ujarnya.

Ketua Persatuan Pedagang Akau Potong Lembu (P2KAPL), Alimin alias Awang terkait dengan tidak diberi tahunya pedagang, atas pengaspalan tersebut, mengatakan.”Saya tidak pernah dikasih tahu, saya sendiri tahu dari pedagang. BUMD, mau-pun saya tidak diberi tahu sama sekali.”Papar Awang didampingi Pengurus BUMD Nazar.

Menjadi pertanyaan dari masyarakat sekitar, alasan pengaspal di atas paving blok yang baru dipasang. Mungkinkah ini hanya sekedar modus menghabur-hamburkan uang Negara.”Seharusnya diperbaiki yang rusak, jangan yang bagus.”Kata salah seorang warga yang enggan menyebutkan namanya.

Pantauan awak media ini dilapangan, proyek yang mengerjakan Pengaspalan dan normalisasi parit di lokasi Potong Lembu, pekerjaanya kurang propesional. Buktinya parit tidak digali dan ketebalan aspalnya hanya sekitar 2 Centimeter saja. Ditambah Plang proyek tidak dipasang, terkesan pekerjaan proyek tersebut asal jadi, hingga pukul 17 30 Wib pengaspalan tersebut belum selesai, sehingga sebagian besar, pedaggang tidak bisa berjualan.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Jum 26 Sep 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek