| | 66 kali dibaca

Pedagang Kaki Lima Pasar Induk Jodoh Demo Walikota

Batam Radar Kepri- Ratusan pedagang pasar induk Jodoh, korban penggusuran, Pemko Batam melakukan aksi demo didepan Kantor Pemko Batam, Kamis (07/10).
Mereka melakukan orasi silih berganti menyampaikan aspirasinya,
Bahwa penggusurun yang dilakukan Pemerintah kota Batam dinilai tidak manusiawi, karena penggusurun yang dilakukan terhadap kios-kios padagang Kaki lima, tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu, kepada pedagang, dan tanpa ada memberikan solusi.”Tiba- tiba kami digusur paksa tampa mencarikan sulusi terlebih dahulu tempat kami berdagang.”jelasnya.

Sehingga dagangan mereka menjadi busuk, perlakuan penggusuran terhadap pedagang kios kaki lima dipasar induk kali ini, perlakuan paling kejam yang dilakukuan pemerintah kota Batam, disebutkan Pemdemo dalam orasinya.

Pihaknya bukan tidak mendukung penggusuran. Pasar induk Jodoh,
Asalkan ada sulusi buat semua pedagang yang sudah puluhan tahun berdagang dipasar jodoh tersebut

Sambil berorasi Padagang berucap bahwa BP Batam telah mengibahkan
Pengeloloan pasar induk kepada Pemko Batam, dan kami juga balas UM mengibahkan buah busuk ini kepada walikota Batam, ini akibat korban penggusurun pemko Batam, jelas pelaku aksi.
Para pendemo minta Walikota Batam Rudi SE. Turun dari kantornya menemui para pelaku aksi demo, namun informasinya waliko Batam sedang tidak berada dikantor,
Para pedagang hanya ditemui oleh asisten bidang perkonomi Pemko Batam Drs Yusfa Hendri, dan Ketua DPRD kota Batam Nuriyanto, akan tetapi pertemuan tersebut tidak berlangsung lama, karena tidak ada titik temu, dan pada akhirnya Nuryant mengajak para pelaku aksi demo menyanpaikan aspirasinya dikantorDPRD kota Batam.

dan para pedagang kakilima meninggalkan Kontor Pemko Batam,
Menuju kantor DRPR bersama Nuriayanto Ketua DPRD Batam,

Sesampai dikantor DPRD kota Batam, para pelaku aksi menyampaikan berbagai keluhannya dan perlakuan Pemko Batam kepada para pedagang,

Nuiyanto ketua DPRD, kota Batam, berjanji, akan memba persolan yang dihadapi, pedang pasar induk tersebut Hearing di- DPRD, pada hari jum’at bosen tanggal( 08/11).

Para pedagang pelaku aksi demo, menyetujui husalan tersebut dan mereka akhirnya menbubarkan diri secara teratur.

Dan terlihat sepanduk yang terbentang dibawa oleh pelaku aksi demo bertulisan, pemerintah itu sejurus menggusur kemiskinan, bukan menggusur rakyat miskin, gitulah tulisannya.
Para pelaku aks demo yang didamping Lsm Gerakan bersama rakyat.
Dalam orasi itu menyatakan
1. Menolak segala bentuk penggusuran secara paksa.
2.meminta pemko Batam bertanggung jawab terhadap nasip korban penggusuran pasar induk.
3.menuntut Pemko Batam transparan soal hibah lahan 5 hetar BP Batam dipasar induk.
4. Meminta KPK mengusut proses Revitalisaai pasar induk.
5
Meminta DPRD kota Batam berpihak tarhadap rakyat korban penggusuran dipasar induk Jodoh.
6.penggusuran paksa adalah pelanggaran Ham berat
UUD 1945.UU.No 39 tahun 1999.
UU No 11.tahub 2005. Rusulusi PPB No 77.tahun 1993.
Dengan penutup kata, hanya satu kata Lawan!.( Taherman)

Ditulis Oleh Pada Kam 07 Nov 2019. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek