; charset=UTF-8" /> PKDP Tanjungpinang Gelar Maulid Nabi | ';

| | 1,080 kali dibaca

PKDP Tanjungpinang Gelar Maulid Nabi

Suasana maulid Nabi besar Muhammad SAW yang dilaksanakan PKDP Tanjungpinang di Mushola Nuru Muhajirin

Suasana maulid Nabi besar Muhammad SAW yang dilaksanakan PKDP Tanjungpinang di Mushola Nuru Muhajirin

Tanjungpinang, Radar Kepri-Masyarakat Minang yang tergabung di Persatuan Keluarga Daerah  Pariaman (PKDP) di Tanjungpinag mengadakan acara memperingati harwi  Maulid Nabi Muhammad SAWyang ke 1434 Hijriah. Peringatan Maulid dilaksanakan Mushola Nurul Muhajirin, Kampung Tarandam, Jalan Mt HaryonoKm 3,5, Kelurahan Tanjung Unggat, Kecamatan Bukit Bestari Kota Tanjungpinang, Minggu (10/02).
Acara tersebut dihadiri Walikota Tanjungpinang  diwakili staf ahli Sumber Daya Manusia(SDM) Drs Adul Kadir Ibrahim MT yang biasa disapa Akib serta ratusan warga Pariaman lainya.
Syari Kuning, ketua PKDP terpilih priode 2013-2018 dalam kata sambutannya mengatakan”Acara ini diselenggarakan setiap tahun, disamping itu juga untuk menjalin hubungan silahturahmi. Saya berharap kepada seluru warga Pariaman, PKDP umumnya untuk menjaga persatuan dan kesatuan sesama warga Pariaman yang di perantauan (Tanjungpinang) dan lebih akrab, bersinergi dengan masyarakat lainnya, bahu-membahu mendukung program pemerintah untuk membangun kota Tanjungpinang.”himbaunya.
Walikota Tanjungpinang diwakili Staf Ahli SDM, Drs Abdul Kadir Ibrahim MT mengatakan.”Atas nama walikota, saya menyampaikan maaf atas ketidakhadirannya, dikarenakan beliau berhalangan karena ada tugas lain, Beliau berharab kepada masyarakat Pariaman yang ada di kota Tanjungpinang berperan serta bersama-sama membangun kota Tanjungpinang yang kita cintai.”katanya.
Ditambahkan Akib, Walikota Tanjungpinang baru saja dilantik dan sudah memulai menjalankan tugasnya,”Mudah-mudahan ke depannya pembangunan kota Tanjungpinang lebih baik dari sebelumnyakata.”harap Akib.
Penceramah, Ustad Tuangku Lembang dalam tausyah Maulid Nabi Muhammad SAW menerangkan, jika di Pariaman, biasanya acara mauled nabi ini dilengkapi dengan Cerano Tabir yang di dialaskan ke diding, temasuk tirai yang sengaja di gantungkan di plafon mushola dengan alas kasur atau tilam.”Namun, kok di Tanjungpinag berbeda tidak seperti di Pariaman.”tanyanya sambil bercanda.
Adat istiadat di Pariaman dan masyarakat Minang umumunya selalau berpegang teguh dengan pedoman, adat bersendi syarakh (akidah), syarakh bersendi kitab (Al’Quran). Prinsip dasar ke imanan orang Minang ini selalu menjadi dasar hidup diseluruh muka bumi. (aliasar)

Ditulis Oleh Pada Sen 11 Feb 2013. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek