| | 1.765 kali dibaca

Panswalu Batam Biarkan Caleg Busuk Lolos ke Dewan

demo Forum Masyarakat Peduli Pemilu anti Politik Uang. Demonstran minta Panwaslu Kota Batam melakukan proses hukum terhadap para caleg busuk,

Demo Forum Masyarakat Peduli Pemilu Anti Politik Uang minta Panwaslu Kota Batam melakukan proses hukum terhadap para caleg busuk, Senin (28/04)

Batam, Radar Kepri-Kantor Panwaslu kota Batam kembali di demo,  kali ini yang melakukan aksi demo Forum Masyarakat Peduli Pemilu anti Politik Uang. Demonstran minta Panwaslu Kota Batam melakukan proses hukum terhadap para caleg busuk, yang melakukan politik  uang sampai tuntas ke jalur hokum. Sesuai dengan amanat undang-undang pemilu yang berlaku. Aspirasi disampaikan pendemo di kantor Panwaslu kota Batam, Senin (28/04).

Forum Masyarakat Peduli Pemilu anti Politik Uang ini terdiri dari berbagai eleman masyarakat Batam yang terdidiri aktifis mahasiswa,LSM Batam dan lapisan masyarakat Batam lain. Para pendemo berorasi silih berganti, menuntut para caleg yang melakukan politik uang diproses secara hokum.”Karena caleg ini perusak Pemilu yang demokratis, jujur dan adil.”sebut mereka.

Sebagaimana di ketahui ada beberapa oknum caleg telah tertangkap tangan karena secara terang-terangan telah melakukan politik uang. Diantaranya caleg dari partai Gerindra Dapil III Bulang, Galang, Seibeduk, Nongsa, Werton. Yang tertangkap tangan bersama timnya melakukan politik uang di kawasan industri Batam Indo, malam sebelum pilihan.”Kasus ini sudah ditangani oleh Panwaslu Kota Batam, namun caleg tersebut tetap saja melenggang sebagai pemenang dalam pemilu, inikan sangat aneh.” sebut para pendemo.

Selian itu ada juga caleg dari partai lain melakukan hal yang sama caleg dari PDI-P, Ganda Tiur dan suaminya Sahat Sianturi, kasus ini juga sudah sampai ke Panwaslu.”Namun proses yang dilakukan oleh panwaslu sepertinya tidak berjalan. Buktinya, kedua calegm berdasarkan hasil pleno KPUD Batam dinyatakan keluar sebagai pemenang.”jelas pendemo.

Para pendemo mencurigai adanya permainan antara KPUD dan Panwaslu kota Batam  sehingga para caleg yang bermain politik uang tersebut lepas dari proses hokum.”Kami yang tergabung dalam forum masyarakat Peduli Pemilu Anti Politk Uang tidak akan membiarkan kasus ini dimainkan atau dikadikan ATM oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Karena menciderai demokrasi.”kata Sakti, aktifis mahasiswa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Anti Politik Uang.

Pihaknya minta pada partai yang mengusung caleg tersebut  agar di pecat, karena telah merusak nama partainya.”Sekali lagi, kami minta kepada Panwaslu kota Batam tidak main-main dalam menangani kasus ini. Bukti apa lagi alasan dari Panwaslu dan Gakumdu untuk menuntaskan kasus tersebut. Karena yang mengatakan bahwa kasus yang dilakukan oleh caleg dari Partai Gerindra dari Dapil III Seibeduk, Bulang, Galang Nongsa yang bernama Werton sudah sangat jelas.”terang Sakti.

Sementara itu Ketua Panwaslu kota Batam, Suryadi Prabu, sewaktu aksi demo berlangsung tidak berada ditempat. Menurut informasi yang dihimpun media ini dilapangan semua anggota Panwaslu kota Batam sedang berada di Tanjungpinang. Para pendemo sabar menunggu sampai komisioner Panwaslu Batam tersebut pulang ke Batam. Sampai berita ini diturunkan, awak media ini belum berhasil melakukan konfirmasi Panwaslu Batam tersebut.

Sementara itu caleg yang diduga telah melakukan politik, Werton di komfirmasi media ini, terkait perihal diatas melalui SMS via ponselnya, sampai berita ini diturunkan belum ada jawabannya.(taherman)

Ditulis Oleh Pada Sel 29 Apr 2014. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek