' '
| | 333 kali dibaca

Maifrizon Tutup SMANSA Cup I

Maifrizon saat menutup SMANSA Cup.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Usai laga final antar tim yang berlaga dalam Smansa cup I,kepala dinas pemuda dan olah raga Provinsi Kepri, Maifrizon, Msi, secara resmi menutup turnamen Basket Smansa Cup I, Sabtu (26/8). Dalam kesempatan itu Maifrizon sangat mengapresiasi kompaknya tim supporter yang membela tim kebanggaannya. Dibalut kaos putih dan  di padu celana jeans, lelaki bertubuh tinggi itu tampil sederhana. Ia mengaku mengapresiasi supporter yang sangat kompak mendukung tim kebanggaannya.

Lanjutnya, “Tahun depan ada pecan olah raga pelajar dearah di Lingga, dari hasil Smansa Cup ini, pihak Perbasi  sudah melihat siapa yang mewakili Tanjungpinang,” imbuhnya. Ia juga berpesan, tim yang kalah jangan putus asa dan yang menang jangan berpuas diri, masih ada kejuaraan lain setelah ini.

“ Tadi saya sudah bilang dengan  pak Imam, tahun depan akan ada kejuaraan basket Kadispora, hadiah tabanasnya kita perbesar’’, terangnya.

Masih Maifrizon,atlet yang mengikuti PON di Jawa Barat yang berhasil merebut emas diberikan bonus Rp.300 juta. “Terus berlatih dan berlatih dan tetap sekolah untuk masa depan kita,”

Menurutnya, olah raga adalah cara terbaik untuk bersilahturahmi,”Salut untuk supporter yang begitu kompak, itu baru namanya pemuda-pemudi, jangan mudah terprovokasi, tunjukkan bahwa kita pelajar-pelajar Kepri yang hebat,” himbaunya.

Motivasi dari sang Kadis disambut aplaus dari supporter yang setia hingga penyerahan hadiah selesai.

Sementara ketua pelaksana Smansa Cup I, Guswandi, berharap Smansa Cup I bisa dilanjutkan tahun depan. Ia mengakui basket menjadi olah raga favorit. “Dimana jam olah raga maupun disaat istirahat apa lagi disore harilapangan ini penuh. Anak-anak mengusulkan kepada saya untuk dibuat semacam turnamen dan saya ajukan ke kepala sekolah dan ditanggapi”, terangnya.

Pada kesempatan itu, Guswandi juga membacakan pemain terbaik putra putri dalam Smansa Cup I 2017 yang digelar selama 1 minggu. Pemain terbaik ini berdasarkan penilaian wasit, dan juga dirinya sebagai ketua panitia pelaksana. Untuk putra, pemain terbaik di raih oleh Chen ping jui, tim basket A Smansa bernomor pungung 15. Dan untuk putri disematkan kepada kapten basket putri Smansa Vikadea. Ketika 2 nama ini disebut sebagai pemain terbaik hadirin menyambut dengan aplaus.

Terpilihnya Chen Ping Jui sebagai pemain terbaik dalam Smansa Cup I 2017, disambut baik oleh rekan setimnya. Menurut Delivio, selaku kapten tim, ia menilai permainan adik kelasnya itu dari awal memang sudah bagus. “Tidak heran, dari awal sampai hari ini tidak diragukan,” tukasnya.

Begitu pun dengan coach Johan, menanggapi terpilihnya salah seorang anak buahnya menjadi pemain terbaik. Ia mengungkapkan kebanggaannya untuk semua pemain yang telah menunjukkan permainan terbaik. Saya ucapkan terima kasih untuk semua pemain yang mau berlatih 5 hari dalam seminggu. “Saya harap untuk selanjutnya tetap berlatih, jangan sudah juara lupa dengan latihan. Yang terakhir saya pesankan ke semua pemain jangan sombong sudah mendapat juara 1, tetap giat berlatih untuk menghadapi kejuaraan berikutnya,” pesannya. Usaha tidak akan menghianati hasil, ucapan bijak ini pantas diberikan untuk tim basket A Smansa yang berhasil menjegal lawan-lawannya. Latihan yang mereka lakukan selama ini membuahkan hasil manis. Lanjutkan perjuanganmu anak-anak bangsa, teruslah mencetak prestasi.(Lanni)

Ditulis Oleh Pada Ming 27 Agu 2017. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda