Mahasiswa Minta Aparat Penegak Hukum Usut Proyek Pabrik Sagu
Lingga, Kepri Info-Ketua Ikatan Mahasiswa Kabupaten Lingga (IMKL) Batam, Fahrul Ansori, menyanyangkan proyek pengolahan sagu dan pengolahan limbah sagu di Desa Panggak Laut, Kecamatan Lingga tidak bisa di manfaatkan. Apalagi proyek menggunakan Dana Alokasi Khusus tersebut Ratusan Juta rupiah tak bisa di gunakan masyarakat.
Dirinya menduga ada aroma ketidakberesan dalam pelaksanaan pembangunan proyek tersebut, sehingga mendesa aparat terkait untuk mengusut dugaan penyimpangan pembangunan yang melalui Badan Lingkungan Hidup kabupaten Lingga.”Kita minta BPK Kepri Meng-audit proyek tersebut. Selain itu meminta aparat kepolisian maupun kejaksaan Lingga menyelidiki dugaan penyimpangan dalam pembangunannya.”pintanya, Minggu,(01/06).
Menurutnya, dengan anggaran yang begitu besar sementara tidak bisa menjadi manfaat bagi masyarakat, semestinya pelaksaan pembangunan semestinya memberi manfaat, bukan sebaliknya.”Ada kesan program yang di usulkan dalam penggunaan anggaran negara tersebut asal jadi atau asal buat program saja.”tambahnya.
Sementara itu menurut sumber media ini.”Pelaksanaan proyek yang menggunakan dana DAK, mekanisme baik dari perencanaan, pelelangan sampai pelaksanaan kegiatan di lakukan oleh daerah, pemerintah pusat hanya menganggarkan plafon anggaran sesuai peruntukannya.” Jelasnya.
Selain itu, DAK itu anggaran pusat dann penggunaannya sudah ditentukan oleh pemerintah pusat, pelaksanaan dan lelangnya tetap daerah karena masuk dalam konstruksi APBD kabupaten atau kota. Setelah peruntukannya ditentukan oleh pusat maka perencanaan dan pengawasannya dilakukan oleh daerah.”Namun, laporannya harus ke pusat, sebagaimana dalam pedoman tekhnis penggunaan DAK.”terangnya.
Pada kesempatan terpisah, kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Daik Lingga, Edy Prabudi SH berjanji akan mengumpulkan bahan dan keterangan terkait dugaan korupsi di proyek pembangunan pabrik pengolahan sagu tersebut.”Saya sudah baca bang beritanya, saya lagi pendidikan di Palembang. Minggu saya, Senin kita jumpa ya bang.”janji Edi Prabudi SH ketika dikonfirmasi Radar Kepri, Senin (02/06).(amin/red)
kalau dapat berbuat yg terbaik untuk lingga. mau berbuat….buat.
mau tidak……….. tidak.
jangan buat yg tidak tidak