; charset=UTF-8" /> Limbah Pengolahan Sagu Resahkan Nelayan Lingga - | ';
'
'
| | 111 kali dibaca

Limbah Pengolahan Sagu Resahkan Nelayan Lingga

Beginilah kondisi air akibat limbah sagu di Lingga. ( foto : aliasar)

 

Lingga, Radar Kepri – Bauk busuk menyengat tercium di ketika radarkepri.com melintasi jalan Musai Daik, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Prov Kepri), Kamis (24/1/24).

Kemudian radarkepri.com menyelusuri dari mana asal bau busuk yang menyengat tersebut. Ternyata aroma busuk itu  berasal air pengolahan sagu yang dibuang sembarangan.

Terlihat air dari pengolahan sagu mengalir ke sungai, sehingga air sungai berubah warna menjadi coklat kehitaman dan mengeluarkan buih, menebar aroma busuk.

Selain air sagu berbau busuk, juga mencemari lingkungan, air limbah sagu yang mengalir ke sungai mengalir jauh hingga ke laut.

Sehingga hal ini membuat sejumlah nelayan tradisional resah dan mengeluh karena kesulitan mendapatkan udang ketam dan kepiting.

“Ia bang, dulu kami cari undang ketam bakau, kepiting, gampang kami dapat dipinggir pantai ini. Sekarang kita terpaksa masuk agak kelaut untuk mencarinya,”kata salah seorang nelayan yang dijumpai radarkepri.com Kamis (24/1/24).

Pantauan radar kepri.com di lapangan terlihat ada puluhan tempat pengolahan Sagu di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Prov Kepri). Belum diketahui, apakah usaha sagu tersebut memiliki ijin atau ilegal.

Seperti di Teluk, Musai, Panggak Laut, Budus, puluhan tempat pengolahan sagu tersebut diduga ilegal.

Sementara salah seorang warga Desa Tanjung Bungsu, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, yang meminta namanya tidak di tulis mengatakan bahwa dirinya kesulitan mencari Udang, Kepiting di Tanjung Bungsu.

“Sebelum tempat pengolahan sagu belum beroperasi, kami senang cari udang dan ketam atau Kepiting di pinggir laut ini. Sekarang kami susah mendapatkannya. Kalau mau cari udang dan ketam harus masuk agak kelaut.”kata lelaki paruh baya yang tidak mau namanya di publikasi itu.

Namun belum diketahui siapa pemilik tempat pengolahan sagu tersebut.

Hingga berita ini diunggah para pihak terkait belum berhasil di konfirmasi. Namun awak media ini berupaya untuk konfirmasi, klarifikasi ke pihak terkait.(Aliasar)

Ditulis Oleh Pada Jum 26 Jan 2024. Kategory Lingga, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek