'
| | 141 kali dibaca

Korupsi Dana BOS, Keterangan Saksi Meringatkan Malah Beratkan Terdakwa

Saksi Sri dan Laura saat memberikan keterangan untuk terdakwa Joko Lelono.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Sidang dugaan korupsi dana operasional sekolah (BOS), Selasa (14/08) di Pengadilan Tipikor pada PN Tanjungpinang dengan terdakwa Joko Lelono, mantan Kepala SMKN 02 Karinun hadirkan dua orang saksi, Laura dan Sri.

Hakim Edward P Sihaloho SH mengingatkan agar dua saksi tentang hasil audit BPKP tentang kerugian negara tahun anggaran 2015 dan 2016 yang mencapai Rp 439 juta lebih.

Saat ditanya JPU Amalia, apakah saksi Laura masuk dalam tim pengelola dana BOS dan diperlihatkan SK pengangkatan dirinya pada tahun 2016 dan 2017, awalnya merasa ada. Tapi setelah diperlihatkan SK, akhirnya Laura mengatakan.”Tidak ada pak.”katanya.

Saksi Laura, guru bahasa Inggris di SMKN 02 Karimun ini mengaku pemakain dana BOS karena sekolah baru yang masih minim fasilitas.

Saksi Laura yang dihadirkan untuk meringankan mengaku pernah pesta makan disebuah restoran memakai dana BOS.

Kemudian mengenai apakah Laura pernah memakai dana BOS, saksi Laura pernah mengajukan ke terdakwa Joko dan ada yang dibelikan berupa lisning.

Saksi Sri juga mengakui secara fisik sudah ada kemajuan dan bagus. Sri juga mengakui mendapat dana transportasi saat berbelanja ke toko atau ke mini market.

Saat jaksa memperlihatkan sejumlah kwitansi pembelian sejumlah barang yang tertulis namanya, tapi saksi Sri membantah itu bukan tandatanganya.”Itu bukan tandatangan saya pak.”tegas saksi.

Setelah tahu perilaku Joko Lelono, dua orang saksi mulai berbeda pandangan. Saksi Laura bersikukuh Joko orang baik.”Kalau baik suruh dia kembalikan uang BOS yang diambil tu. Kalau dia baik tak sampai kesini (pengadilan,ted) dia ini.”ucap Edo sapaan Edward P Sihaloho SH.

Persidangan dilanjutkan Selasa (21/08) dengan agenda mendengarkan keterangan terdakwa.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Sel 14 Agu 2018. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek