| | 830 kali dibaca

Kajari Batam “Impoten” Dalam Memberantas Korupsi di Humas Pemko

Aktifis LSM Batam yang merencanakan aksi demo di Kajari Batam karena macetnya proses hukum yang di usutnya.

Aktifis LSM anti korupsi di Batam yang merencanakan aksi demo di Kajari Batam karena macetnya proses hukum yang di usutnya, Senin (08/09).

Batam, Radar Kepri-Tak kunjung jelasnya proses hokum berbagai tindak pidana korupsi yang ditangani Kejaksaan Negeri Batam membuat gerah sejumlah aktifis LSM yang ada Kota Batam. Sejumlah aktifis itu berencana menggelar aksi demo di kantor Kejaksaan Negeri Batam dan Pemko Batam, Kamis (10/09) ini.

Tekanan dengan aksi masa kali ini akan di pimpin langsung oleh Fery, ketua DPW Gerakan Rakyat  Sukses Kepri (Gerakkris) kota Batam.”Aksi ini kami lakukan bersama-sama teman-teman sebagai bentuk kekecewaan pada dua intansi yang berbeda tersebut. Kami nilai kedua intasnsi ini telah gagal melaksanakan tugasnya masing-masing dalam pelayanan pada masyarakat.”terang Fery, Senin (08/09).

Pemerintah kota Batam di pimpin Drs Ahmad Dahlan, menurut Fery.”Banyak pelanggaran yang dilakukan oleh jajaran aparaturnya. Penuh dengan dugaan KKN, sebagaimana kita lihat banyak proyek pemerintahan yang tidak tepat sasaran. Salah satu contohnya, ada proyek yang nilainya bombastis sebesar Rp 1,8 miliar dilahan kosong yang belum ada penduduknya.”terangnya. Ditambah berbagai dugaan korupsi yang merejalela di pemerintah walikota Batam.

Sementara kinerja Kejaksaan Negeri Batam di pimpin oleh Yusron SH MH, Kepala Kejaksaan Negeri ( Kejari) Batam.”Kami nilai memble alias tidak ada gregat. Hal ini kami ungkapkan  bukan tanpa alasan, ada beberapa dugaan kasus korupsi yang mencuat kepermukaan dan diproses Kejari Batam. Diantaranya dugaan kasus korupsi kembang api pergantian tahun 2013-2014 lalu sebesar  Rp 1,2 Miliar Disparbud, dugaan kasus korupsi dana publikasi media masa dibagian Humas Pemko Batam mulai 2011-2013, yang jumlahnya diperkirakan mencapai puluhan miliar, dugaan kasus korupsi Rumah Tak Layak Huni (RTLH) orang tidak mampu di Batam. Kemudian akhir-akhir ini, bergulir imformasi. Dugaan kasus tersebut sudah dinego alias dihentikan oleh Kejari Batam.”jelasnya.

Selain kasus tersebut, beberapa waktu lalu Kejari Batam juga gencar melidik kasus dugaan korupsi di Dinas Perhubungan, sejumlah pejabat termasuk Kadsihub telah dipanggil dan dimintai keterangan. Kasus Dishub-gate ini juga mulai kabur prosesnya, sehingga wajar sejumlah elemen masyarakat menilai pengusutan korupsi di Batam macet dan terindaksi dikorupsi aparat penegak hukum.

Makanya, pada aksi demo nanti.”Kita minta Kejasaan menuntaskan kasus diatas sampai tuntas. Jangan ada permainan kotor yang dilakukan oleh penuntut keadilan tersebut, kami akan duduki kantor Kejari Batam hingga ada kejelasan terhadap proses kasus-kasus diatas “ungkapnya.

Hal senada di ungkapkan oleh sekrataris Gerakan Rakyat Sukses Kepri (Grakkris) kota Batam Normantiaz.”Selama ini kami hanya mendengar, melihat dan merasakan berbagai kebijakan pemerintah kota Batam ternyata tidak pro rakyat. Maka dari itu, kami harus mengkritisi dan menyikapi secara menyeluruh, khasusnya pembangunan, pendidikan, kesehatan yang kami nilai belum maksimal.”jelasnya.

Sedangkan Hary Marhat, ketua LSM LAKi Pejuang 45 kota Batam, menilai kinerja Kejari Batam dipimpim Yusron SH SM.”Mandul, bak lelaki impoten alias lemah sawat, nafsu besar  tetapi tidak ada tenaga dalam memberantas korupsi.Buktinya berbagai dugaan kasus korupsi yang masuk ke Kejaksan Batam belum ada yang tuntas.”timpalnya.

Yusron SH MH, kepala Kejasaan Negeri Batam  dikonfirmasi terkait hal diatas melaui SMS ke ponselnya sampai berita ini diunggah belum ada jawabannya.

Kabag Humas Pemko Batam, Ardiwinat dikonfirmasi melalui SMS handpone selularnya terkait aksi demo yang akan dilakukan aktifis LSM di atas menjawah SMS.”Walaukun salam wr wb pak Taherman, Insyaallah, Rabu di informasikan kembali yaa pak ..wassalam.”jawabnya tanpa menjelaskan maksud dan tujuan apa yang akan di informasikanya itu.

Menurut informasi di lingkungan Pemerintahan kota Batam, Ardiwinata, Kabag humas ini diduga tidak patuh pada pimpinan setingkat Sekda.”Maklumlah, mereka itukan orang pilihan orang nomor satu kota Batam. Sehingga mereka itu tidak takut sama pejabat tinggi lainnya di Pemko Batam ini.”terang sumber.

Informasi ini dibenarkan Agussahiman, Sekda kota Batam dengan mengungkapkan.”Saya  berulang kali sampaikan kepada beliua (Ardiwinata,red) agar meng-akomodir semua media. Karena anggaran untuk media itu ada, berikan dana itu seadil-adilnya kepada semua media yang ada dan meliput di kota Batam ini. Namun Ardi Winata sepertinya tidak dihiraukan.”ujarnya.(taherman)

Ditulis Oleh Pada Sen 08 Sep 2014. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek