'
| | 828 kali dibaca

Jadi Terdakwa Tunggal Korupsi, Rustam Mengeluh Ditinggalkan Kawan

Rustam, terdakwa korupsi pembangunan pasar Payalaman.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Sidang dugaan korupsi pembangunan gedung pasar di Payalaman di Anambas dengan terdakwa Rustam menjadi ajang keluhan dari terdakwa, Rabu (09/01).

Keluhan pertama diungkapkan Rustam tentang teman-temannya yang menjauh saat dirinya dalam kesusahan.”Yang dulu kawan, sejak saya tersandung kasus ini. Tak mau berkawan lagi.”keluhnya.

Rustam juga mengungkapkan, saat ini dirinya sudah tak memiliki apa-apa lagi. Semua uang senilai Rp 900 juta untuk pembangunan itu telah habis diserahkan ke sub kontraktor yang mengerjakan proyek “gagal”itu.”Tidak ada tersisa lagi pak hakim. Saya sudah serahkan ke rekanan.”tambahnya.

Keluhan kedua yang berujung minta keringanan hukuman, Rustam mengaku tulang punggung keluarga yang menanggung 1 orang istri dan 3 anak.”Anak saya masih kecil dan sekarang masih sekolah.Saya tak tahu bagaimana cara istri menghidupi mereka.”keluhnya.

Rustam menambahkan, dirinya memiliki niat untuk mengembalikan uang negara.”Tapi bagaimana caranya. Kawan yang dulu dekat, sekarang menjauh. Saya tak punya apa-apa lagi untuk mengganti uang negara.”sesalnya.

Dalam persidangan beberapa waktu lalu, terungkap dengan jelas keterlibatan Lunda selaku Kadisperindag yang memberikan rekomendasi penunjukan tunggal untuk koperasi mekar sari yang dipimpin Rustam. Namun, hingga hari ini, Linda masih berstatus saksi dan bebas berkeliaran. Begitu juga dengan subkon yang mengerjakan proyek, meski mengakui ada kelebihan pembayaran. Namun Rustam masih sendiri menanggung kasus yang melibatkan sejumlah petinggi dan tokoh masyarakat Anambas ini.

Persidangan dilanjutkan dua pekan lagi dengan agenda mendengarkan tuntutan dari JPU Bayanullah SH.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Rab 09 Jan 2019. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek