' '
| | 833 kali dibaca

Irianto Biarkan Bangunan Liar di Samping Kantornya

Bangunan liar tanpa IMB jadi ATM yang berada disamping kantor Satpol PP Pemko Tanjungpinang

Bangunan liar tanpa IMB jadi ATM yang berada disamping kantor Satpol PP Pemko Tanjungpinang.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Sejak Satpol PP Pemko Tannungpinang dipimpin Irianto SH, tidak satupun bangunan liar tanpa ijin yang berhasil dirobohkan. Bahkan gedung ATM di sebelah “sarang” Satpol PP Jl H Agus Salim yang tak mengantongi selembar ijin-pun tak mampu dirobohkan. Padahal bangunan liar itu hanya beberapa centimeter saja dari jalan raya. Bergama dalih disampaikan untuk membiarkan bangunan liar itu tetap berdiri, ada apa ?.

Begitu juga dengan bangunan “perampok” lahan parkir di Pasar Ikan, Plantar KUD yang dibangun tanpa ijin oleh “penguasa” pasar, juga masih berdiri kokoh. Dilokasi ini malah sejumlah pedagang dengan bebasa menggelar lapak dagangannya.

Anehnya, menjelang kedatangan tim Adi “pura-pura” ke kota Tanjungpinang, tim Satpol PP mulai “garang” hanya pada Pedagang Kaki Lima (PKL) didalam kota Tanjungpinang yang diduga tidak menyetor upeti.

Padahal,setiap tahunnya rakyat Tanjungpinang melalui APBD menggelontorkan puluhan Milyar agar Satpol PP mampu menegakkan Perda Kota Tanjungpinang.Ironisnya, sejak dipimpin Irianto SH, Satpol PP hanya bisa mengusir pedagang kecil yang mencari sesuap nasi.
Sangat disayangkan satuan penegakan Peraturan Daerah (Perda) pemko Tanjungpinang tidak mampu menegakan undang-undang terhadap pelanggar Perda kelas kakap.
Hal ini terlihat ketika radarkepri.com melakukan investigasi diwilayah hukum kota Tanjungpinang, Kamis (02/04) terlihat. Sejumlah tempat maksiat berkedok Panti Pijat menjamur, seperti di jalan Ir Juanda Komplek Suka Berenang Jl Ir Sutami masih bebas beroperasi.

Selain itu terlihat juga, tempat hiburan, Karaoke maupun Café yang menjajakan minuman beracohol. Bahkan, setiap pengunjung yang datang ketempat hiburan tersebut, para pengusaha karaoke tersebut menawarkan pelayan plus-plus.”Mas nggak bawa cewek.”tawar seorang pengusaha karoke di komplek Bintan Plaza.
Ketika ditanya berapa harga bokingan cewek yang ditawarkanya.”Masalah harga, pandai-pandai aja nawarnya bang, nego aja sendiri.”kata wanita berbadan subur itu.

Kepala Bagian Ketertiban Umum (Kabid Tibum) Satpol PP Pemko Tanjungpinang, Omrani dikonfirmasi terkait masih maraknya berdirinya bangunan liar berupa ATM dan “perampok” lahan parkitr serta maraknya prostitusi berkedok panti pijat maupun cafe melalui ponselnya tidak aktif.”Nomor yang anda tuju sedang tidak atif atau diluar jangkauan.”jawab Omrani.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Jum 03 Apr 2015. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

1 Comment for “Irianto Biarkan Bangunan Liar di Samping Kantornya”

  1. Emangnya kenapa, radar kepri tak dapat setoran ya

Komentar Anda