' '
| | 1.216 kali dibaca

Inilah Cerita Ahi, Putra Tersangka Haiti si Pembantai Akeng

ahii=

Ahi, putra Ahwat alias Haiti.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Tersangka Ahwat alias Haiti (49) yang membunuh Akeng alias Bandi (60) dengan 10 tusukan di Jl Tambak, Minggu (11/08) malam lalu, memiliki 7 orang saudara. Haiti merupakan anak ke-3 dari pasangan Ingkui dan Aminah. Namun, Haiti ternyata buta huruf, karena memang tidak pernah duduk di bangku sekolah, Haiti temasuk anak yang bandel.

Hal ini terungkap dalam percakapan Radar Kepri dengan Ahi, putra kandung Haiti, Selasa (13/08) di sebuah kedai kopi di Akau Potong Lembu. Ahi mengatakan.”Setahu saya bapak (Haiti,red) tidak pernah sekolah, dan tidak tahu menulis dan membaca. Memang bapak saya agak bandel dan pemabuk, namun bapak tidak mau mengganggu orang lain. Tapi kalau bapak di ganggu, dia orangnya nekad.”kata Ahi.

Dikatakan Ahi.”Yang lebih membuat bapak stres, sejak kami pindah ke Batam sekitar 3 tahun lalu. Sejak itu, bapak selalu mengkonsumsi minum ber-alcohol. Setiap malam, kalau pulang selalu mulutnya bau bir dan sudah mabuk.”jelas Ahi lagi.

Selaku anak, Ahi menambahkan.”Saya juga tidak menyesal, apa juga yang harus di sesalkan, nasi sudah menjadi bubur.”ujarnya.

Disinggu kondisi Haiti saat ini, menurut Ahi.”Keadaan keadaan bapak sekarang, sudah mulai agak membaik. Sudah bisa makan dan diajak bicara.”katanya.

Ahi sangat menyayangkan ulah Nurbaiti alias Neni, karena ternyata, menurut Ahi.”Yang sangat saya sayangkan ulah perempuan (Nubaiti alias Neni,red) itu. Setelah dia tidak suka dengan bapak. Mengapa juga, dia dekat-dekat lagi dengan bapak. Seharusnya, kalau perempuan itu kalau sudah tak suka.. ya sudahlah. Begitu juga dengan Akeng yang selalu mengancam bapak.”jelas Ahi.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Rab 14 Agu 2013. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek