; charset=UTF-8" /> Hari Ini, Surya Diperiksa Sebagai Tersangka - | ';

| | 1,884 kali dibaca

Hari Ini, Surya Diperiksa Sebagai Tersangka

Tersangka Surya Dharma Putra SE ketika dibawa jaksa, Selasa (28-04) lalu.

Tersangka Surya Dharma Putra SE ketika dibawa jaksa, Selasa (28-04) lalu.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Hari ini, Senin (04/05) tim penyidik Satuan Tugas Khusus Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Satgasus Kejati Kepri,red) memeriksa tersangka Surya Dharma Putra SE guna mendalami proses penyidikan dugaan korupsi alokasi DPID di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA).

Hal ini dibenarkan Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kajati Kepri, Yulianto SH MH melalui Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik), Zainur Arifin Syah SH.”Iya, hari Surya diperiksa sebagai tersangka.”kata Zainur, ketika dijumpai radarkepri.com, Senin (04/05) sore di teras kantor Kejati Kepri.

Namun Zainur enggan membeberkan pejabat dari Anambas yang dimintai keterangan oleh tim Satagasus Kejati Kepri.”Nanti saja.”tutup sambil bergegas menujut ruanganya.

Hingga pukul 17 00 Wib, Surya masih dimintai keterangan oleh tim penyidik tindak pidana korupsi.”Ada kemungkinan pejabat lainnya yang akan jadi tersangka, tunggu sajalah hasil pemeriksaan Surya itu.”sebut sumber media ini di Kejati Kepri, Senin (04/05).

Kasus dugaan korupsi dana DPID ini menjadi pintu masuk bagi Kejati Kepri untuk membongkar semua pihak yang terlibat, termasuk atasan langsung tersangka Surya ketika itu. Karena, saat kasus ini terjadi, Surya hanyalah PNS biasa yang baru mengabdi 1 tahun.

Masyarakat, khususnya rakyat Anambas akan terus mencermati kinerja Kejati Kepri. Karena, pasca ditangkap dan ditahannya Surya Darma Putra SE, beredar kabar para petinggi Anambas menebar tim untuk melakukan berbagai hal guna meredam melebarnya proses hukum terhadap Surya Darma Putra SE ini. Ada tim yang bekerja melobi pihak Surya Darma Putra SE, ada pula tim yang menyusun upaya kriminalisasi terhadap pihak-pihak yang selama ini gencar menyoroti kasus korupsi di Anambas.”Tim itu sudah di Tanjungpinang, kita minta Kejati dan Polda Kepri memonitor dan mengawasi kasus ini.”ujar sumber media ini melalui ponselnya, Senin (04/05).

Pihaknya juga mendapat kabar, kasus dana DPID Kepri ini dimonitor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena besarnya nilai kerugian negara dan uang tersebut bersumber dari APBN.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Sel 05 Mei 2015. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek