' '
| | 989 kali dibaca

Hari Ini Malaysia Deportasi 277 Orang TKI-Bermasalah

TKI Deportasi Foto Kamis-11-09-2014 (3)

Inilah TKI/W- Bermasalah yang dideportasi melalui pelabuhan Sri Binta Pura Tanjungpinang, Kamis (11/09).

Tanjungpinang, Radar Kepri-Hari ini, Kamis (11/09) sebanyak 277 orang Tenaga Kerja Indonesia Bermasalah (TKI/W-B) kembali di deportasi pemerintah diraja Malaysia melalui transportasi laut, kapal Telaga Xpres. Ironisnya, 2 orang TKI dalam kondisi, para TKI-B itu tiba di pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura Tanjungpinang.

Terdiri dari 198 orang laki-laki dan 74 wanita 75 serta bayi 4 orang, seluruhnya di bawa dua penampungan yang berbeda. TKI laki-laki di bawa kepenampungan Jalan Transito kilometer 8 sedangkan TKW dan bayi dititipkan dipenampunagn, Rumah Perlindungan Trauma Center, Jalan Sei Timun, Senggarang, Tanjungpinang. Dari pelabuhan menuju penampungan, paraTKI/W-B dibawa dengan menggunakan mobil angkutan kota (transport).

Kuswari F Akandri selaku koordinator lapangan (Korlap) TKI tersebut, dijumpai awak media ini usai mengurus TKI tersebut menjelaskan.”Seperti biasa bang, mereka buat sementara kita titipkan di penampungan menjelang dipulangkan kekampung halamanya masing-masing. Mereka dipulang dengan Kapal PLNI di pelabuhan Kijang Bintan Timur.”Katanya.

Masih Kuswari.”Sementara TKI/W-B yang sakit langsung kita bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjungpinang untuk perawatan medis.”Terang Kuswari.

Sebelumnya awak media ini menjumpai, Musala (38) seorang TKW deportasi asal Bangkalan Madura yang menderita penyakit Asma, mengatakan.”Saya di Malaysia sudah 2 tahun pak, bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Tiba-tiba 3 bulan belakangan ini saya sakit. Sudah dibawa berobat sama majikan saya dan sudah mulai sembuh. Tapi permit saya mati, makanya saya di deportasi dan ditampung di penampungan di Malaysia.”Katanya memelas.

Kemudian, Lanjut Musala selama dipenampungan di Malaysia.”Kami tidak pernah di perhatikan. Air mandi dan  makan seadanya, obat-obatan sama sekali tidak ada. Seakan-akan mereka dipenampungan Malaysia tidak perduli dengan kita.”sesalnya wanita asal Bangkalan, Jatim ini.

Cerita senada dikatakan, Sustiari (33) asal Belawan Sumatera Utara (Sumut).”Saya dideportasi karena permit saya mati 3 bulan, suami saya orang Malaysia. Memang benar pak, di penampungan Malaysia lebih dari dalam penjara. Kalau mereka memberi kita makan, seperti memberi makan itik atau hewan. Makanya lebih enak di penjara.”Terang wanita berbadan subur itu.

Pantauan awak media ini dilapangan, setiap tahun ribuan TKI/W-B di deportasi dari Negara tetangga Malaysia, hingga saat ini masih banyak TKI/W-B yang akan di deportasi. Yang menjadi pertanyaan dari masyarakat, sampai kapan para pahlawan devisa ini habis dideportasi. Ataukan ini salah satu modus saja bagi pejabat negara yang ingin menghambur-hamburkan APBN ?. (aliasar)

Ditulis Oleh Pada Kam 11 Sep 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek