; charset=UTF-8" /> Gerombolan Ini Berhasil Adu Domba Gubernur Kepri Dengan Ponakannya - | ';

| | 1,326 kali dibaca

Gerombolan Ini Berhasil Adu Domba Gubernur Kepri Dengan Ponakannya

RSUP Kepri.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Upaya sistematis sekelompok orang yang terusik kepentingannya dengan hadirnya Pt sebagai pejabat teras  di RSUP Kepri ” berhasil” mengadu domba Pt dengan Gubernur Ahmad SE MM yang masih paman dari PT. Ansar-pun masuk jebakan dan melengserkan Ponakannya.

Isu negatif dan fitnah untuk Pt ini  dilempar dan dibisikkan ketelinga Gubernur Kepri bukan tanpa alasan. Diduga gerombolan orang yang tidak senang dan nyaman dengan hadirnya Pt ini, karena berbagai terobosan dan proyek belasan miliar di RSUP ini berpindah kepihak yang tak terafiliasi dengan visi dan misi Pt.

Isu murahan dan fitnah teranyar adalah tentang pernikahan PT yang disebut-sebut tidak resmi alias hanya nikah siri. Isu ini terbantahkan dengan adanya bukti berupa surat nikah resmi Pt dari KUA.

Gerombolan yang terusik ini kemudian bertambah dengan sistem absensi yang dilengkapi kamera cctv sehingga pengisian absensi harus hadir orang yang di absensi.”Dulu sistem absensi bisa tanpa kehadiran fisik orang tersebut di RSUP, karena tidak ada kamera cctv. Orangnya di Batam, bisa absensi dengan memanipulasi kehadiran. Tapi sejak sistem absensi dilengkapi cctv, absensi elektronik bohong-bohongan itu tak berfungsi lagi.”sehat sumber radarkepri.com.

Gerombolan lain yang terusik dari kehadirann Pt adalah pemain proyek yang sejak awal sudah mengkavling sejumlah proyek di RSUP Kepri.

Adapun proyek bernilai belasan miliar itu yang berhasil dihimpun radarkepri.com dari berbagai sumber adalah.

1. Penyediaan Tenaga pengamanan dan CS (telah dirampas oleh pihak PT.SNW bersama (LSM) padahal paket pekerjaan tersebut sudah di kuasakan oleh T.Sayyid Moh Musafarsyah sebagai pihak peminjam perusahaan.
2. Paket pekerjaan pengadaan barang dan jasa (BHP) Barang Habis Pakai untuk keperluan CS yang sampai saat ini belum diterminkan padahal syaratnya sdh lengkap, yg saat ini juga telah dirampas paksa oleh pihak PT. SNW persetujuan dari pihak RSUP.
3. Pengadaan Alat CS Belanja Modal yang sampai saat ini juga belum di klik (link katalog) sedangkan linknya sudah diberikan, sementara alat² tsb sudah dipakai sejak Januari 2023 lalu.
4. Pekerjaan pembuatan Almari kantor yang sdh dikerjakan 50% juga belum ada kejelasan dari pihak RSUP.
5. Pekerjaan Pembuatan atap lantai 4 dan lantai 5 yang selama ini bocor disaat hujan lebat juga blm ada kejelasan sedangkan bahan² sdh terparkir diatas gedung.
6. Parkiran dari Januari kami sdh bayar gaji tenaga parkiran Tampa mengambil (mengutip) biaya parkir dari pengunjung tiba2 sepihak (dirud RSUP) memerintahkan utk memberhentikan tenaga parkir sementara (KSO) serta dokumen belum ada kejelasan meski pihak yang dijanjikan sudah 2 kali menghadap.
7. Jasa servis (pemeliharaan) 2 unit genset yang juga sdh selesai dikerjakan juga blm ada titik terang utk dilakukan pembayaran
8. Servis AC split juga yg sudah dikerjakan, juga belum ada kejelasan untuk pembayaran, link katalog sudah diberikan.
9. Rehab pagar (tralis) belakang pekerjaan th 2022 juga blm ada kejelasan utk dibayar
10. Bungker juga sdh mengeluarkan dana tapi juga blm ada titik terangnya (pekerjaan yg dirampas oknum Ketua LSM)
11. Pengecatan bangunan RSUP (perencanaannya sdh diberikan ke Adi th 2022).

Gubernur Kepri, H Ansar Ahmad SE MM hendaknya berhati-hati dengan gerombolan musang berbulu domba ini, karena tidak tertutup kemukingkan akan menjadi pengkhianat dikemudian hari. Ansar Ahmad sebagai seorang politisi dan pemimpin tentu saja dapat merasakan dan tahu persis pejabat bermuka dua yang sukses membenturkan dirinya dengan keponakanya.

Hingga berita ini diunggah, pihak-pihak terkait di RSUP Kepri dan H Ansar Ahmad SE MM belum berhasil dijumpai guna konfirmasi dan klarifikasi.(Irfan)

Ditulis Oleh Pada Kam 20 Jul 2023. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek