' '
| | 869 kali dibaca

Empat Remaja Dibekuk Sedang Pacaran di Lokasi Cagar Budaya

Razia di Cagar Budaya (1)=

Inilah 4 orang remaja yang ditangkap Satpol PP Pemko Tanjungpinang bersama TNI-Polri dalam razia pekat di lokasi Cagar Budaya, Senggarang. Sabtu (31/08). (foto by aliasar, radarkepri.com)

Tanjungpinang, Radar Kepri-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemko Tanjungpinang bersama TNI/Polri kembali menggelar operasi razia Penyakit Masyarakat (Pekat) Sabtu (31/08). Kali ini, tim gabungan ini menciduk dua pasang muda-mudi yang sedang memadu kasih di lokasi Cagar Budaya Senggarang.

Kedua pasang tersebut masing-masing Ica, (21) yang tengah berduan dengan Samsuri (23), dan Wulan (20) dengan pasanganya, Parlin (20). Ke empat orang remaja itu diketahui berdomisili di Kampung Bugis.

Ke empatnya ditangkap petugas di lokasi cagar budaya berupa rumah adat yang di bangun pemerintah kota Tanjungpinang ketika dipemimpin Hj Suryatati A Manan. Ke empat remaja itu mencoba kabur dari sergapan petugas, sehingga terjadi aksi kejar-kejaran antara petugas Satpol PP dengan ke 2 pasangan tersebut. Berkat kesigapan petugas yang pimpin langsung Kasi Penegakan Perda Pol PP Pemko Tanjungpinang, Firdaus,  ke dua pasangan tersebut berhasil diringkus.

Kedua pasang muda-mudi tersebut langsung dinaikan kemobil Dalmas yang telah disediakan, dan langsung di gelandang kekantor Satpol PP di Jalan H Agus Salim, Tepi Laut untuk di data. Setelah di data dan di beri arahan serta menandatangani surat perjanjian, kedua pasangan tersebut di pulangkan kerumahnya masing-masing.

Dalam catatan media ini, setiap Satpol PP bersama TNI/Polri menggelar razia selalu membuahkan hasil. Namun sayangnya, mereka yang terjaring razia tidak pernah berlanjut ke ranah hokum, dikenakan Tindak Pidana Ringan (Tipiring).

Pantauan Radar Kepri dilapangan, selama razia digelar, tidak ada hambatan, aman dan terkendali, berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala (aliasar)

Ditulis Oleh Pada Ming 01 Sep 2013. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda