; charset=UTF-8" /> Dua Pelajar SMP Terjaring Razia Satpol PP - | ';

| | 1,707 kali dibaca

Dua Pelajar SMP Terjaring Razia Satpol PP

Anak Punk dan pengamen yang ditangkap dalam razia satpol PP Pemko Tanjungpinang, Sabtu 18 Mei 2013.

Anak Punk dan pengamen yang ditangkap dalam razia satpol PP Pemko Tanjungpinang, Sabtu 18 Mei 2013.

Tanjungpinang,Radar Kepri-Guna menjaga Kebersihan, Ketertiban, Keamanan (K3). Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang kembali mengadakan operasi terhadap anak punk dan gelandangan, Sabtu (18/05). Hasilnya,  sebanyak 19 orang anak punk dan gelandangan dari Batam terjaring dalam operasi itu. Dari 19 orang anak punk itu, 1 orang wanita.

Honggo Zulpika, kepala operasional Satpol PP Pemko Tanjungpinang di jumpai media ini di kantornya, Sabtu (18/05) malam sekitar pukul 01 00 Wib mengatakan.”Operasi ini kita mulai dari pukul 09 Wib pagi hingga malam hari. Sebanyak 19 orang ini terjaring di lokasi berbeda. Pada operasi siang hari terjaring 8 orang di lapangan Pamedan A Yani di kilometer Tanjungpinang. Sedangkan yang 11 orang terjaring di GOR Kaca Puri,  Jl Tengku Umar.”jelasnya.

Kemudian Honggo menjelaskan, diantara ke 19 orang anak punk ini, dua  orang masih sekolah tingkat SMP.”Satu orang pelajar SMP di Jl Yudowinangon. Sedangkan satu pelajar SMP di Jl Basuki Rahmat. Anak-anak ini kita data, setelah didata yang tidak memiliki idetitas, kita serahkan ke Dinas Sosial.”jelas Honggo.

Pantauan media ini dilapangan, sepanjang bulan Maret sampai bulan Mei, kehadiran anak-anak punk dan gelandangan serta orang gila maupun pengamen sudah masuk pada tingkat sangat meresahkan masyarakat di kota Tanjungpinang. Apalagi kalau malam hari, anak punk itu selalu mengkonsumsi minuman beralkohol. Setelah setengah teller, mereka mulai memegang gitar dan mengamen di pusat jajan dan makanan. Termasuk kedalam Akau Potong Lembu, teriakan nyanyian yang para pengamen ini sangat mengganggu warga yang sedang istirahat (tidur).

Apek, seorang warga Potong Lembu Kelurahan Kemboja mengeluhkan kepada media ini di kedai kopi miliknya.”Anak punk yang mengamen ini sangat meresahkan dan mengganggu. Seharusnya Satpol PP lebih tegas lagi untuk menindak para pengamen dan anak punk. Termasuk orang gila yang sering bugil itu.” pintanya.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Ming 19 Mei 2013. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek