'
| | 908 kali dibaca

Ditinggal Setengah Jam, Rumah Staf Humas Pemkab Anambas Dibobol Maling

Rumah Farida yang dijebol maling.

Inilah rumah Farida yang dijebol maling.

Terempa, Radar Kepri- Rumah Farida di gasak maling saat ditinggal ke puskesmas Terempa untuk membesuk pamannya, tak lama Farida dan suami pergi. Saat kembali ke rumah, isi rumahnya yang terletak dijalan Batu Berapit RT 003/RW 02, Desa Tarempa Barat, Kecamatan Siantan terlihat sudah berantakan, Rabu (23/09) dinihari.

Padahal Farida dan suaminya, tidak lama ia dan suaminya pergi meninggalkan rumah. Tanpa rasa curiga sedikit-pun. Pasangan suamip-istri ini bahkan meninggalkan dua anaknya yang sedang tidur, masing-masing berusia 11 tahun dan 4,5 tahun tengah tertidur lelap dirumah yang sudah cukup lama mereka tempati.

Farida yang dijumpai Radar Kepri di rumahnya mengatakan.”Itulah, nasib baik anak kami tak apa-apa. Padahal kami tinggal sebentar saja. Lebih kurang 30 menit-lah.”ujarnya, Rabu (23/09) siang.

Awalnya, Farida bersama suami mendapat kabar, ada keluarga yang tengah sakit dan mendapat perawatan di Puskesmas Tarempa. Ia bersama suami yang tengah tertidur lelap, seketika langsung bangun untuk bergegas menuju Puskesmas Tarempa. Namun, alangkah kagetnya ketika pasangan suami istri ini pulang melihat kondisi pintu dan jendela samping rumah yang tampak terbuka.”Sekitar pukul 01 00 Wib. Kami langsung ke Puskesmas. Anak kami tinggal, karena sedang tidur. Lebih kurang tiga puluh menit-lah. Tahu-tahu, pas balik, pintu samping dalam keadaan terbuka. Lemari-pun isinya sudah acak-acakan. Jendela samping rumah-pun, saat pulang itu dalam keadaan terbuka juga.”jelasnya Martius, suami Farida.

Melihat jendela terbuka, spontan Martinus mengecek kondisi luar rumah, mendapati satu buah ember beserta besi kecil tidak jauh dari jendela rumah. Diduga, ember beserta besi sekop kecil inilah yang dipergunakan oleh pencuri untuk masuk kedalam rumah mereka.

Akibat insiden ini, dua unit handphone Nokia, satu buah tablet merek Advan, serta uang tunai Rp 300 ribu raib dibawa maling. Ia pun menaksir kerugian yang dideritanya akibat musibah ini mencapai Rp 3 juta.”Ember dan besi sekop kecil ditinggal tak jauh dari lokasi jendela. Panci yang semula tergantung tidak jauh dari jendela juga berada diluar. Bekas congkelan dan pasir dijendela-pun masih ada. Meski demikian, kami bersyukur, hal-hal yang tak diinginkan tidak terjadi dengan anak-anak kami.”terangnya.

Sementara, Kapolsek Siantan AKP Indra Jaya dikonfirmasi membenarkan adanya dugaan tindak pidana pencurian yang ada diwilayah Desa Tarempa Barat tersebut. Pihaknya saat ini tengah menelusuri serta melakukan pengembangan terhadap kasus ini.”Memang benar ada laporan masuk ke kami mengenai kasus itu. Saat ini tengah dalam tahap penyelidikan.”jelasnya.

Dengan adanya kasus pencurian ini, pihak Polsek mendapat tugas baru yang harus di kerjakan terkait pencurian di rumah salah satu staf yang bekerja di Humas Pemda tersebut.(yuli)

Ditulis Oleh Pada Rab 24 Sep 2014. Kategory Anambas, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek