
Camat Batam kota Riduan didampingi anggota DPRD Batam komisi II, Aman dan Lurah taman Baloi Dwiki stiawan sewaktu menberikan keterangan Pers kepada wartwan tentang pengolulaan sampah dikecamatan batam kota.
Batam, Radar Kepri- Sekarang masyarakat Kecamatan Batam kota tidak perlu lagi susah membuang sampah .Karena Kecamatan Batam kota dan kelurahan yang ada di kecamatan itu telah menjalin kerjasama dengan Dinas Kebersihan dan Bank Sampah.
Bank Sampah mengajak masyarakat Batam mengatasi sampah di kota Batam dengan menjadikan sampah memiliki nilai ekonomis bagi masyaraakat.
Hal tersebut disampaikan, Riduan, Camat Batam kota dikantor Kelurahan ,Taman Baloi Rabu (13/04).Nilai ekonomis yang dimaksud, masyarakat diminta untuk mengumpulkan sampahnya sendiri yang ada nilai jualnya. Lalu dua kali, masyarakat diminta untuk mengantarkan sampah tersebut ke kantor kelurahan masing –masing dimana mereka tinggal dan Kecamatan dan Kelurahan bekerjasama dengan Bank sampah siap menbeli sampah tersebut, dengan cara kami membuka Buku Tabungan dan Kartu ATM dari Bank sampah. Masyarakat tersebut yang telah menpunyai ATM Bank Sampah.”Cukup melihat saldonya dari Buku Tabungannya ATM-nya saja, sesuai dengan jumlah berat sampah yang terkumpul oleh masing-masing masyarakat tersebut.”ungkapnya.
Lebih lanjut Camat Batam kota, mengatakan terkait adanya program sampah, ini bisa membantu masyarakat yang kurang mampu, uang pembelian sampah yang terletak di rekening Bank sampah tersebut bisa lansung ditukarkan dengan beras raskin.”Jadi Program ini, selain bisa menbantu masyarakat kurang mampu, juga membantu pemerintah dalam menjaga kebersihan.”ujarnya.
Aman, Anggota DPRD kota Batam dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari Komisi II sangat mendukung Program Camat Batam kota.”Semoga program ini bisa menjadi contoh Kecamatan-Kecamatan lain yang ada dikota Batam, sehingga kedepan Batam ini bisa terbebas dari tumpukan sampah yang menghantui Batam selama ini.”jelasnya.
Dwiki Setiawan Lurah, Taman Baloi, Kecamtan Batam kota, sebagai kelurahan pertama tempat pencanangan program pengalohan sampah ini, mengatakan masyarakat Taman Baloi menyambut positif progra diatas.”Terbukti sebanyak 469 KK masyarakat saya sudah terdata sebagai nasabah Bank sampah. Mereka sudah memegang buku tabungan sebagai Nasabah Bank sampah, hari ini mereka berbondong-bondong kekelurahan ini membawa sampahnya.”sebutnya.
Pantauan awak media ini dilapangan masyarakat taman Baloi terlihat berbondong menbawa sampahnya lalu ditimbang oleh Pegawai kelurahan, dan setiap masyarakat yang membawa sampah diberikan buku tabung Bank sampah. (taherman)







