'
| | 1.095 kali dibaca

Dana Pembangunan RTLH Disunat, Sui Hok Lapor Polisi

Sui Hok, anggota DPRD Lingga

Sui Hok, anggota DPRD Lingga

Lingga, Radar Kepri-Anggota DPRD Lingga, Sui Hok kecewa dengan program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2013 di pulau Buluh Desa Penaah. Pasalnya, dari 4 rumah yang dikerjakan hanya 2 yang diselesaikan. Ironisnya, pengerjaannya dua rumah tersebur asal jadi, sedangkan 2 rumah lagi tidak dikerjakan sama sekali. Padahal, penerima program ini adalah janda-janda tua yang tidak berdaya.
Anggota DPRD Lingga, Sui Hok mengaku kecewa temuan tersebut.”Dari 4 rumah yang dibangun, hanya dua yang dikerjakan. Pengerjaan juga asal-asalan, sedangkan dua rumah lagi, tidak selesai sama sekali. Bagaimana pengawasan yang dilakukan instansi terkait dalam program ini.”heran Sui Hok, Jumat (12/09).
Dikatakan, informasi yang diperoleh dari masyarakat,  disinyali oknum ketua kelompok RTLH didaerah ini melakukan penyelewengan kewenangan. Seharusnya, ketua kelompok hanya menerima transfer uang dari daerah dan selanjutnya memberikan langsung kepada penerima untuk dapat mengerjakan.”Saya sudah laporkan pelaksanaan RTLH ini kepada pihak kepolisian Polsek Senayang. Saya ingin persoalan ini diusut tuntas”tegas Sui Hok.
Dilanjutkan, tidak selesainya pengerjaan RTLH tahun 2013 ini terungkap saat dirinya melakukan kunjungan di pulau ini. Informasi yang diperoleh dari warga yang mendapatkan program RTLH, bantuan yang diterima dari pemerintah dalam program ini, tidak diberikan kepada pemilik rumah sesuai dengan aturan program RTLH yang tertuan dalam Peraturan Bupati Lingga.”Para penerima program hanya di berikan uang Rp 2.500.000, untuk upah tukang dan material bangunan. Material yang diberikan ini, hanya cukup untuk membangun dua rumah. Tidak tahu kemana perginya uang untuk membeli material untuk dua rumah lagi.”papar Sui Hok.
Disebutkan, informasi dari kepala dusun dan RT setempat, terkait pembangunan RTLH di daerah ini, Tim RTLH dari Kabupaten Lingga sudah meninjau dan mengecek langsung, namun hingga saat ini belum ada tindakan yang dilakukan.”Seharusnya SKPD terkait program ini dapat menjalan, kita melaksanakan  tugas dengan profesioanal, hingga program pengentasan kemiskinan ini dapat berjalan dengan maksimal. Kalau dibiarkan maka menjadi pembenaran bagi yang lain untuk melakukan hal yang sama,”imbuhnya.(muslim tambunan)

Ditulis Oleh Pada Sab 13 Sep 2014. Kategory Lingga, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek