| | 4.880 kali dibaca

BPK RI Temukan Dugaan Kebocoran Uang Rp 3,4 Miliar di DPRD Kepri

Kantor DPRD Kepri di Dompak.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Diduga terjadi kebocoran penggunaan uang negara di Sekretariat DPRD Kepri Tahun Anggaran 2018 lalu senilai Rp 3,4 Miliar. Sehingga kebocoran ini menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Informasi ini diperoleh radarkepri.com dari sumber terpecaya yang memberikan info melalui jejaring sosial WA, Minggu (21/07).”Kemarin ada temuan BPK Rp 3,4 M, Sekwan, Bendahara dan Kasubag Keuangan wajib mengembalikan. Sementara yang menggunakan dana itu orang lain.”Tulis sumber radarkepri.com.

Menindaklanjuti informasi ini, radarkepri.com kemudian mengkonfirmasi dengan Sekwan Kepri, Hamidi melalui WA dihari yang sama.”Abang dapat info dari mane ? Tak betol itu bang.”tulis Hamidi membantah informasi tersebut.

Bantahan ini bertolak belakang dengan jawaban Tedy Jun Askara, ketua komisi IV DPRD Kepri dari partai Golkar Dapil Tanjungpinang ini malah memberikan jawaban mengindikasikan kebenaran temuan tersebut.”Kurang tahu berapa besarnya tapi sudah dikembalikan kalau enggak salah ya.”tulisnya menjawab konfirmasi media ini.

Temuan BPK ini dikabarkan telah diusut pihal Kejati Kepri, namun Kasi Penkum Kejati Kepri, Ali Rahim Hasibuan SH MH dikonfirmasi radarkepri.com via WA-nya menuliskan.”Sore . Saya nggak tau pak belum ada kabar.”tulisnya.

Media ini juga mengkonfirmasikan dengan Aspidsus Kejati Kepri, Tety Syam SH MH, namun hingga berita ini diunggah, Aspidsus belum memberikan jawaban.

Informasi yang diperoleh media ini, dari Rp 3,4 Miliar temuan tersebut, sebesar Rp 1 Miliar telah dikembalikan. Sedangkan sisanya sebesar Rp 2,4 M miliar belum dikembalikan.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Ming 21 Jul 2019. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek