' '
| | 3.628 kali dibaca

Begilah Bejatnya ES, Oknum Pejabat Pemprov Kepri (4)

Inilah TE alias Dinda yang merupakan WIL Oknum pejabat Pemprov Kepri, ES.

Inilah TE alias Dinda yang merupakan WIL Oknum pejabat Pemprov Kepri, ES.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Cerita edisi sebelumnya, aksi nekad SA yang menyiram tubuhnya dengan bensin didalam mobil ES membuat ES lari terbirit-birit hingga dua hp ES tertinggal.

Sampai di rumah SA membuka hp tersebut dan di temukan berbagai bukti, seperti sms hotel Lovina kamar 203 atas nama Zahari.”Ok kamu pakai taxi aja telpon bang Pungut.”isi salah satu sms. Kemudian ada draf sms Lovina kamar 303, raja Safril Nagoya yang di tujukan kepada nomor hp TE WIL-nya ES yang namanya telah di ganti menjadi Kons sedangkan di hp satunya SA menemukan nama Tuti Ermawati yang akan di kirim ke temannya Punggut terdapat pula draft kode booking pesawat.

Dengan banyaknya bukti tersebut SA mengambil kesimpulan bahwa ES sudah beberapa kali TE ke Batam dan menginap di hotel Lovina dengan bantuan beberapa temannya. Sejak kejadian itu ES tidak pulang ke rumah dan memilih tinggal di hotel BL Batam selama dua bulan dan hanya sopirnya yang di suruh untuk mengambil baju dan barang barang keperluannya ke rumah.   Seiring berjalannya waktu SA dan anak  menjalani kehidupan. ES merasa tidak bersalah melepas tanggung jawabnya sebagai suami dan ayah di keluarganya ES menikmati kehidupan terlarang bersama wanita idaman yang baru.

Untuk memperbaiki hubungannya dengan suami dan atas permintaan anak SA menjemput ES karena anak anak membutuhkan figur orang tua di rumah dan dalam kehidupannya. Tanggal 29 Desember 2013 SA bersama ke tiga anaknya datang ke hotel BL menemui ES dan membujuknya untuk pulang ke rumah sambil meminta maaf jika ada kesalahan supaya dapat berkumpul kembali di rumah dengan pertimbangan kasihan kepada anak anak agar keluarga kembali utuh seperti semula.

Namun jawaban ES sungguh menyedihkan dan membela WIL-nya. Dia (TE) bukan hanya milik keluarganya tapi milik orang lain.”Papa hatus bertanggung jawab dan tidak akan menzolimi orang itu.” kata ES di depan anak dan istrinya.”Papa akan pulang ke rumah, tapi tidak ada orang yang boleh melarang apapun yang ingin papa lakukan, mau kemana dan berkawan dengan siapa tidak boleh ada aturan yang melarang.” Ucap ES.

Kemudian ES menyuruh SA dan anaknya pulang ke rumah, dia akan menyusul pulang besoknya. Keesokan harinya SA dan anak menunggu janji ES pulang hingga malam di rumah,namun ES tidak pulang kemudian anak SA kembali menjemput ES di hotel dan terjadi perdebatan. Akhirnya ES sore harinya pulang ke rumah tepatnya tanggal 30 desember 3013 dan memilih pisah ranjang dengan istrinya ES pindah tidur di kamar tamu sendirian.     Sepanjang 2014 kehidupan keluarga mereka sudah tidak harmonis lagi pertengkaran sudah sering terjadi karena ES masih menjalin asmara dengan wanita simpanannya tampa rasa malu dan bersalah dia sering membawa TE ke Batam bahkan beberapa teman kantor yang menghubungi SA menanyahkan keadaan keluarganya karena pernah melihat dan memergoki ES di hotel bersama pacar barunya saat mereka berlibur di Johor Baru Malaysia.

Beberapa kali SA menemukan jamu dan obat kuat di tas travelling dan kecil yang selalu di bawah saat pergi yang di duga di pakai untuk berhubungan dengan cewek dari Jakarta karena selama menikah dengan istrinya ES tidak perna memakai jenis obat dewasa tersebut.

Kehidupan di rumah makin membuat anak anak tidak nyaman  akibat seringnya pertengkaran antara ES dan istrinya karena nampaknya ES sudah tidak ada lagi niat atau tindakan untuk memperbaiki diri dan keluarga dia begitu terlena dengan kehidupan barunya menjalin cinta terlarang dengan janda beranak 1 dari Jakarta  sudah tidak perduli lagi dengan keluarga yang telah dia bina lebih dari 20 tahun bahkan ES sudah mengatakan kepada anaknya telah berhubungan dengan wanita lain selain ibu kandung mereka.   Kecurigaan SA kalau ES telah menikah dengan TE karena menemukan pas photo suaminya pakai baju koko putih dan peci hitam yang sebelumnya tidak ada dan untuk keperluan apa photo yang biasanya di gunakan untuk orang menikah saat di tanyakan ES tidak mengakui serta terkesan menghindar dan memilih pergi menghindar pembicaraan.(isza) bersambung..

Ditulis Oleh Pada Sab 26 Nov 2016. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek