| | 870 kali dibaca

Batam “Sarang” Korupsi, KPK Jangan Hanya Cari Sensasi

Nurdin Aryanto, ketua MPI Batam.

Nurdin Aryanto, ketua MPI Batam.

Batam, Radar Kepri-Terkait banyak dugaan kasus korupsi di pemerintahan kota Batam selama ini. Mulai dari kasus Bansosgate sejak Tahun Anggaran (TA) 2006 sampai 2011 lalu. Serta dugaan kasus korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes) di RSUD Embung Fatimah kota Batam. Ditambah dugaan kasus korupsi dana pengelolaan sampah Batam dan dugaan korupsi dana asuransi PNS. Ironisnya, sederet kasus korupsi tersebut tak kunjung diselesaikan aparat penegak hukum. Sehingga warga Batam mulai apatis terhadap kinerja aparat penegak hukum, terutama Kejari Batam dan Kejati Kepri.

Di tengah sikap apatis masyarakat Batam, saat ini beredar kabar Komisi Pembarantasan Korupsi (KPK) turun ke Batam melakukan supervisi terhadap kasus bansosgate. Sumber media ini menyebutka, selain melakukan supervisi.”Diam-diam KPK juga sedang membidik dugaan korupsi bansos pada tahun anggaran yang lain. Kabarnya mulai dari tahun 2006 hingga 2011 yang mencapai ratusan miliar.”sebut sumber media ini, Rabu (11/09) di Sekupang.

Sumber yang sering berbagi informasi dengan Radar Kepri menambahkan.” Akan tetapi ditemukan dugaan korupsinya.”bisik sumber yangtidak mau namanya di publikasikan itu.

Masih menurut sumber.”Kali ini KPK tidak main-main dalam membongkar kasus korupsi di kota Batam. Apalagi kasus korupsi dana bantuan sosial di seluruh pemerintahan di negeri ini yang di bongkar oleh KPK selalu menemui hasil. Dipastikan setiap kepala daerah yang bermain dana bansos jadi tersangka.”bisik sumber.

Lebih lanjut, ia mengatakan informasi yang dia terima dari KPK. Saat ini nasib Walikota Batam yang diduga terlibat dalam kasus korupsi dana bantuan sosial di ujung tanduk.”Selangkah lagi akan ditetapkan  KPK sebagai tersangka.”sebut sumber.

Hal ini sangat didukung oleh Ketua Mahasiswa Pembangunan Islam Indonesia (MPI) kota Batam Nurdin Aryanto.”Kita mendukung, kalau memang serius KPK menindaklanjuti berbagai dugaan kasus korupsi di kota Batam. Terutama dugaan koprupsi dana bantuan sosial. Memang sudah saatnya KPK unjuk gigi dikota Batam untuk menumpas berbagai kasus korupsi dikota Batam ini.”tegasnya.

Sementara itu walikota Batam, Drs H Ahmad Dahlan yang dikonfirmasi awak media ini melaui SMS via handhpone, terkait informasi  pemeriksaan dirinya oleh KPK, sampai berita ini diturunkan belum ada jawabannya.(taherman)

Ditulis Oleh Pada Kam 12 Sep 2013. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek