' '
| | 835 kali dibaca

Bantu Ekonomi Keluarga, Bocah Umur 7 Tahun Terpaksa Jual Koran

Febriola penjual koran-

Febriola, bocah perempuan berumur 7 tahun ini terpaksa menjual koran guna meringankan beban ekonomi kerluarga, Senin (13/01) (foto by aliasar,radarkepri.com)

Tanjungpinang, Radar Kepri-Seorang siswa kelas 2 Sekolah Dasar Negeri (SDN) 012 Febriola (7), warga Lembah Asri terpaksa menjual koran di tempat para Pedagang Kaki Lima (PKL) dikawasan Bintan Center Jl DI Pandjaitan, kilometer 9 kota Tanjungpinang, Senin (13/01).

Febriola, bocah perempuan pasangan Amril dan Surinem itu kepada Radar Kepri, Senin (13/01) di lokasi Bintan Center menceritakan.”Saya terpaksa menjual koran pak, karena sejak kaki bapak saya sakit. Hanya mengharapkan mamak (ibu) saja, yang bekerja sebagai tukang sapu di sekolahan untuk hidup sehari-hari.”Katanya. Lanjut Febriola.”Saya berjualan koran setiap pulang sekolah, untuk membantu ekonomi keluarga. Ayah saya dulu hanya seorang tukang ojek.”cerita anak ke 4 dari pasangan Amril dan Sarinem itu.

Ironis memang, ketika teman sebaya-nya bermain ceria menikmati masa kanak-kanaknya yang penuh kegembiraan. Febriola malah terhimpit beban keluarga yang membuat anak bungsu dari 4 bersaudara ini harus menjajakan koran demi membantu ekonomi keluarga.”Lola menjual koran karena kasian dengan emak dan bapak,” Ujarnya sambil menyebutkan satuan harga koran yang dia jual.

Surat kabar yang mestinya di jual pagi hari, malah ia jual di sore karena di pagi hari bocah berusia 7 tahun ini menimba ilmu di bangku sekolah dasar. “Kalau pagi sekolah di SDN 012, jadi jualan korannya sore,”imbuh Lolaersebut.

Lola dan kelurga yang bermukim di Lembah Asri ini mengaku, aktifitas yang ia lakoni ini. Tenyata sudah terjadi sangat lama, bahkan untuk mengingat awal melakukannya, bocah berkulit sawo matang namun sekarang menjadi coklat kehitaman ini mengatakan”Lola lupa sejak kapan jualan koran, abang dan kakak semuanya juga berjualan koran,”tuturnya.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Sel 14 Jan 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda