' '
| | 1.546 kali dibaca

Bank Riau Kepri Syariah Tanjungpinang Abaikan Nasabah 2 Jam

Suasan antrian di Bank Riau Kepri Syariah.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Lapor tabungan dan ATM hilang di Bank Riau Kepri Syariah cabang Tanjungpinang Jalan Raja Ali Haji Ruko Pamedan ( sebelah bidan arbaiah ) No 1-2  terkesan dipersulit karyawan bank atas nama Dana (Customer Service), Jumat(16/6/2017)

Nasabah sudah mengantri hampir 2 jam di ruang tunggu, dari pukul 13.30 – 14.40 WIB, namun hanya karena kurang penulisan kata “ATM” pada surat keterangan kehilangan dari kepolisian, pihak bank tidak mau memproses.

Dana (CS) menyuruh nasabah kembali lagi ke kantor polisi untuk memperbaiki surat keterangan yang baru. Pihak CS mengatakan bank tutup pukul 15.00 WIB.

Setelah mendapat surat keterangan kehilangan yang baru dari kepolisian, nasabah kembali ke BankRiauKepri pukul 15.02 menit.

Pihak Bank tidak mau memproses buku tabungan dan ATM yang hilang dengan alasan sistem teller perbankan sudah tutup. Padahal di jam yang sama, masih terlihat antrian teller menunggu pencairan.

Sikap tidak profesional karyawan BankRiauKepri Syariah membuat kecewa dan merugikan salah satu nasabah, yang tidak ingin disebutkan. Terkesan bertele-tele, tidak kooperatif dan tidak menghargai waktu nasabah.

Entah apa modus BankRiauKepri Syariah berbuat demikian terhadap nasabahnya sendiri.
Apakah dana Bank Riau Kepri Syariah tak cukup? Karyawan terkesan ogah melayani nasabah dan sengaja mengulur-ngulur waktu.

Padahal, nasabah tersebut ingin melapor dan meminta pihak bank menerbitkan buku tabungan dan ATM Bank Riau Kepri Syariah yang baru karena yang lama hilang.
Surat laporan keterangan kehilangan dari kepolisian sudah ada dan sudah dibaca oleh Dana (CS) Bank RiauKepri, hanya karena kurang kata-kata “ATM” tidak mau memproses. CS Bank RiauKepri tidak mampu memberikan solusi yang terbaik, tidak mampu berupaya membantu nasabahnya. Tapi hanya mampu menyuruh bolak balik nasabahnya, seakan sedang main pingpong.

Luar biasa sikap Bank Riau Kepri Syariah terhadap nasabahnya.

Kerennya lagi, Customer Service atas nama Dana yang melayani nasabah tersebut, justru belaga pilon, dan tidak mau tahu ketika melihat nasabah yang telah dia suruh balik ke kantor polisi sudah berada di ruang tunggu Bank RiauKepri. Wauwwww perlu diacungin jempol CS satu ini.

Miris melihat pelayanan dan sikap karyawan Bank RiauKepri Syariah yang semena-mena memperlihatkan ketidakprofesionalan, ketidakpedulian dan tidak menghargai nasabah.

Semestinya ketika pihak CS menyuruh nasabah kembali ke kantor polisi, pihak CS bisa memproses buku tabungan dan ATM baru nasabah, dengan acuan surat laporan keterangan kehilangan dari kepolisian yang telah ditunjukkan oleh nasabah.

Sedangkan nasabah bisa ke Kantor Polisi (sesuai perintah CS) untuk memperbaiki surat keterangan kehilangan dari kepolisian. Sehingga ketika nasabah kembali ke bank, buku tabungan dan ATM sudah diproses dan sudah jadi. Andai saja seperti itu kan enak.. menunjukkan adanya kerjasama yang baik antara pihak BankRiauKepri Syariah dengan nasabahnya. Bukan justru seakan malas melayani karena jam kerja mau habis. Lebih baik mengatakan dari awal tidak bisa diproses karena bank mau tutup. Sehingga nasabah tidak perlu mondar mandir , mengejar waktu hingga menunggu hampir 2 jam diBank yang terbuat dari 2 ruko itu.

Mungkin ini ujian kesabaran bagi nasabah BankRiauKepri Syariah di Bulan Ramadan. Namun ini juga mencoreng nama baik BankRiauKepri Syariah Tanjungpinang. (red)

Ditulis Oleh Pada Jum 16 Jun 2017. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda