| | 426 kali dibaca

Bacok Ipar Karena Dinasehati, Agus Dihukum 5 Tahun Penjara

Muhamad Agus usai menandatangani surat penyataan atas vonis dari hakim.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Mabuk usai menenggak minuman keras dan ditegur ipar agar sadar untuk ingat anak-istri, Muhamad Agus malah emosi dan membacok iparnya hingga luka berat. Akibatnya, terdakwa Muhamad Agus dihukum selama 5 tahun penjara, lebih ringan 2 tahun dari tuntutan jaksa, Senin (12/02).

Kasus pembacokan ipar berawal pada  hari Sabtu tgl 29 September 2018 sekira pukul 00.20 Wib saksi KADIBAN alias JALU Bin MUHIDIN datang ke Studio Band OOB (Out Off Business) milik saksi ANTO yang terletak di Pasar Baru Kel. Tanjung Uban Selatan Kecamatan Bintan Utara Kab. Bintan saat sampai ditempat itu saksi KADIBAN alias JALU bertemu dengan terdakwa dan beberapa orang teman lainnya yang saat itu mereka sedang minum-minuman keras yang mana terdakwa sudah dalam keadaan pengaruh minuman alcohol.

Lalu saksi KADIBAN alias JALU Karena merasa terdakwa  masih keluarga karena menikahi adik sepupunya kemudian saksi KADIBAN menegur dan mengingatkan terdakwa agar berubah dengan mengatakan” pulang lah gus lihat anak mu yang belum lepas hari, sudah-sudah la minum tu “ dan kemudian terdakwa marah dan mengatakan “ ehhhh maksudnya apa ney, kok kau ngomong gitu sama aku “ dan selanjutnya saksi KADIBAN mengatakan “ kau kok dikasih tau nyolot gus”.

Kemudian terdakwa marah dan mengajak saksi KADIBAN berkelahi yang saat itu saksi KADIBAN langsung menghampiri terdakwa dan kemudian berkelahi dengan terdakwa sehingga langsung dipisahkan oleh saksi ANTO yang meminta saksi KADIBAN untuk pergi dan meninggalkan lokasi perkelahian, yang mana pada saat itu terdakwa kalah berkelahi dengan saksi KADIBAN.

Merasa tidak terima dan tidak puas selanjutnya terdakwa merencanakan untuk membalas perbuatan saksi KADIBAN kemudian terdakwa langsung pulang kerumah orang tua terdakwa yang terletak di Jl. Diponegoro  Rt/004 Rw/009 Kel. Tanjung Uban Kota Kec. Bintan Utara Kab. Bintan untuk mengambil 1 (satu) buah parang, kemudian sekitar pukul 02.00 wib terdakwa mendatangi rumah saksi KADIBAN yang terletak di Perum Indunsuri Raya Rt/001 Rw/002 Kel. Tanjung uban Selatan Kec. Bintan Utara Kab. Bintan sambil membawa sebilah parang yang di bungkus dengan sejadah sesampainya di rumah saksi KADIBAN pada saat itu terdakwa mengetuk pintu rumah saksi KADIBAN yang pada saat itu ibunya saksi KADIBAN yakni saksi YULIA ISWATI langsung memanggil saksi KADIBAN setelah itu saksi KADIBAN langsung keluar dari dalam kamar dan membukakan pintu rumah pada saat itu saksi KADIBAN mengatakan “ mau apa kau gus “ selanjutnya terdakwa langsung mendorong pintu rumah dan mengeluarkan 1 (satu) buah parang yang terdakwa selipkan dicelana yang terdakwa tutupin dengan sejadah mengetahui hal itu saksi KADIBAN langsung berlari menuju kamar dan terdakwa pun saat itu langsung mengikuti dan mendatangi saksi KADIBAN yang berada di dalam kamar setelah itu terdakwa langsung mengayunkan atau membacok kan parang tersebut menggunakan tangan kanan terdakwa kearah saksi KADIBAN akan tetapi pada saat itu saksi KADIBAN sempat menendang terdakwa sehingga terdakwa jatuh terduduk di lantai kamar dan pada saat terdakwa terduduk saksi KADIBAN  berusaha untuk mengambil parang yang terdakwa pegang akan tetapi saat itu tidak berhasil dan saksi KADIBAN berusaha lari akan tetapi pada saat itu saksi KADIBAN tersandung kasur dan terjatuh di depan pintu kamar, dan pada saat saksi KADIBAN terjatuh di depan pintu kamar selanjutnya terdakwa pun langsung mengayunkan atau membacok  saksi KADIBAN secara berulang-ulang dan membabi buta kearah saksi KADIBAN hingga mengenai beberapa bagian tangan, kaki dan tubuh saksi KADIBAN dan saat itu orag tua saksi KADIBAN yakni saksi YULIA ISWATI berlari keluar rumah sambil berteriak dan mencari pertolongan dan selanjutnya terdakwa langsung melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian.

Akibat perbuatan terdakwa,saksi  korban KADIBAN Als JALU Bin MUHIDIN menderita luka sebagaimana  yang diterangkan oleh Visum Et Repertum  nomor 022/RSUD-VER/X/2018 tanggal 01 Oktober  2018 yang dibuat dan ditanda tangani oleh dr. Yohana Ika Carolina, Dokter pada RSUD ENGKU HAJI DAUD Tanjung Uban  yang menerangkan telah memeriksa  KADIBAN Als JALU Bin MUHIDIN, dengan hasil pemeriksaan.

Muhamad Agus saat mendengarkan vonis.

Tangan Kanan, tampak luka robek pergelangan tangan ukuran 12x8x6 cm perdarahan aktif, tampak dasar tulang, luka robek lengan atas belakang ukuran 10x5x5 cm .

Tangan Kiri, luka robek pergelangan tangan belakang ukuran 7x5x3 cm, luka robek jari tangan ukuran 2×0,5 cm
Kaki Kanan : Tampak luka robek di lutut kaki ukuran 10x4x2 cm, luka robek dipergelangan kaki ukuran 3x1x1 cm.

Kaki Kiri, tampak luka robek di lutut kaki ukuran 10x6x4 cm tampak dasar tulang
Dengan kesimpulan Pemeriksaan :  Dari hasil pemeriksaan, pasien datang dalam keadaan sadar; di temukan luka robek di pergelangan tangan kanan, darah aktif dan tampak dasar tulang, lengan atas kanan belakang, pergelangan tangan kiri, jari tangan kiri, lutut kaki kanan, pergelangan kaki kanan dan lutut kaki kiri tampak dasar tulang yang disebabkan oleh benturan benda tajam.

Perbuatan terdakwa  MUHAMAD AGUS Bin BARKUDDIN  melanggar ketentuan hukum pidana sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 353 ayat (2) KUH Pidana.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Sen 11 Feb 2019. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek