; charset=UTF-8" /> Aset Tak Diurus, Damkar Tanjungpinang Malah Tambah Armada - | ';

| | 1,353 kali dibaca

Aset Tak Diurus, Damkar Tanjungpinang Malah Tambah Armada

Inilah nozel mobil damkar BPBD Kota Tanjungpiang yang dibiarkan rusak dengan dalih biaya perbaikan mahal2

Inilah nozel mobil damkar BPBD Kota Tanjungpiang yang dibiarkan rusak dengan dalih biaya perbaikan mahal,

Tanjungpinang, Radar Kepri-Belum lagi nozel mobil pemadam kebakaran (Damkar) di perbaiki dengan dalih biaya perbaikan mahal, mencapai Rp 45 juta. Media ini dikejutkan dengan informasi rencana penambahan armada baru oleh Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah pimpinan Drs Agustiawarman.

Bahkan, guna merealisasikan proyek mobil damkar senilai sekitar Rp 1,5 Miliar yang diduga telah dikondisikan pemenangnya ini. Tiga hari yang lalu, Sabtu (23/08) Kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Tanjungpinang, Drs Agustiawarman bersama seorang pengusaha terkenal di kota Tanjungpinang berinisial Ab, Di kabarkan sedang berangkat ke Jakarta.

Sumber media ini menyebutkan, keberangkatan Agustiawarna dengan pengusaha bermata sipit ini, guna membeli penambahan mobil Damkar berkapasitas 6000 liter.  Sumber yang meminta namanya tidak ditulis, dijumpai awak media ini di salah satu tempat di Akau Potong Lembu, Senin (25/08) malam menuturkan.”Bang, kepala Dinas BPBD kota Tanjungpinang, Agustiawarman, bersama seorang pengusaha berangkat ke Jakarta tu. Membeli mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) yang berkapasitas 6000 liter.”terang sumber.

Kemudian Lanjut sumber.”Jika memang kita cermati bang. Banyak penyalahangunaan anggaran yang dikucurkan pemko Tanjungpinang. Kejaksaan Tanjungpinang harus jeli dalam pengungkapan anggaran di BPBD itu. Karena dana yang dikucurkan Pemko bukan sedikit, mencapai Rp 12 miliar bang. Jika jika Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) mau menyelidiki, pasti ada temuan.”ujar sumber. Contohnya, biaya perawatan dan biaya operasional yang diduga banyak fiktif serta penyimpangan BBM.

Kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) kota Tanjungpinang, di konfirmasi awak media ini terkait dengan informasi tersebut, Selasa (26/08) melalui Pesan Singkat (SMS), hingga berita ini diunggah belum memberikan jawaban. Sementara pesan konfirmasi dan klarifikasi yang dikirim media ini menyatakan terkirim.

Jika memang informasi tersebut benar, maka sangat disayangkan tindakan yang dilakukan Kadis BPBD kota tersebut, sementara mobil Damkar yang rusak selama 6 bulan lalu hingga kini belum diperbaiki, jangankan untuk menambah, yang ada saja tidak terawat. Kemana dana perawatan armada damkar tersebut raibnya ?, (aliasar)

Ditulis Oleh Pada Sel 26 Agu 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek