'
'
| | 47 kali dibaca

APBD Lingga 2020 Meningkat, Menjadi Rp 1,107 Triliun

Lingga, Radar Kepri-DPRD Kabupaten Lingga telah mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020, senilai Rp 1,107 triliun, Jumat (29/11) malam.

Sebagaimana diketahui, Angka tersebut meningkat dibandingkan APBD murni dan APBD-P tahun 2019.

Juru Bicara Banggar DPRD Lingga, Raja Muchsin mengatakan, penetapan ataupun persetujuan itu, telah melalui rapat pembahasan hasil harmonisasi antara banggar, TAPD, serta tingkat komisi beberapa waktu lalu.

Dari pembahasan itu lah diperoleh hasil rekapitulasi berupa Belanja Tak Langsung yang berjumlah lebih dari Rp 500 miliar, Belanja Langsung juga lebih dari Rp 500 miliar, serta Penyertaan Modal sebesar Rp 5 miliar. Dengan total keseluruhan APBD sebesar Rp 1,107 triliun untuk tahun 2020.

“Belanja daerah itu telah selaras dengan estimasi PAD Rp 39,420 miliar,” ucap dia.

Lanjutnya, ada beberapa catatan dari banggar jika RAPBD ini disetujui oleh dewan. Yakni diharapkan kedepannya sasaran pembangunan untuk lebih diperjelas. Artinya eksekutif harus bisa menggerakkan sektor riil yang saat ini stagnan.

Kemudian melakukan inovasi demi mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dengan mempersiapkan SDM yang berkualitas, serta regulasi investasi yang lebih cepat dan mudah. Tak hanya itu, catatan lainnya yakni meningkatkan kualitas tenaga pendidik terutama di wilayah hinterland.

“Memperhatikan kebutuhan dasar di kelurahan, melakukan kajian mendalam terhadap tingginya biaya hidup di Kabupaten Lingga, dan segera menindaklanjuti hasil evaluasi gubernur terhadap APBD yang telah disahkan nantinya, untuk menghindari terjadinya keterlambatan dalam pembangunan di Kabupaten Lingga juga perlu menjadi catatan,” ungkapnya

Sementara itu, Bupati Lingga Alias Wello dalam kesempatan tersebut mengatakan, pencapaian ini merupakan wujud komitmen dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab bersama untuk mewujudkan Kabupaten Lingga kedepan yang sehat dan sejahtera pada tahun 2020 mendatang.

“Kedepannya akan semakin penuh tantangan, maka saya harap agar bisa diatasi dan dilakoni dengan baik,” sebutnya.

Ia juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Lingga untuk melaksanakan konsolidasi output dan outcome, serta memperkecil ketergantungan Kabupaten Lingga dengan pusat.

“Harapan kita seperti 16 tahun kita berdiri, inilah tahun-tahun puncak yang akan menentukan arah kebijakan pembangunan kita, dengan prioritas sektor unggulan tanpa mengesampingkan sektor pelayanan dasar,” pungkasnya. (Hendra)

Ditulis Oleh Pada Kam 05 Des 2019. Kategory Lingga, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek