' '
| | 1.245 kali dibaca

Anggota Dewan Terpilih Action, Minta Tempat Biliar Ditutup

Apel dan doa bersama tim gabungan Satpol PP Tanjungpinang sebelum menggelar razia.

Apel dan doa bersama tim gabungan Satpol PP Tanjungpinang sebelum menggelar razia.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Memasuki malam 24 bulan suci Rahmadhan, tim Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang yang di back up TNI di pimpin oleh Gustian Bayu, Kabid Sumber Daya Aparatur (SDA) kembali menggelar razia ke seluruh warnet, tempat hiburan Malam (THM) dan Biliard yang ada di dalam Kota Tanjungpinang ini, Senin ((21/07) dini hari.

Seperti bias sebelum menggelar razia, seluruh tim mengadakan apel dan doa bersama di halaman kantor Satpol PP Kota Tanjungpinang, Jalan H Agus Salim, Tepi Laut Tanjungpinang. Di dalam apel tersebut seluruh anggota diperintahkan untuk memantau warnet dan Tempat hiburan malam (THM).”Bila ada yang masih buka melewati batas waktu yang ada di dalam surat edaran walikota maka kita suruh tutup.”tegas Gustian Bayu.

Usia apel tim Satpol PP itu bergerak menuju Pinang Marina yang biasanya di gunakan para muda mudi berpacaran. Berdasarkan pantauan media ini, di lokasi ini Tim satpol PP tidak menemukan para muda mudi yang berpacaran.

Setelah memantau Pinang Marina, tim Satpol PP itu kembali menyisir ke arah Bintan Plaza di kilometer 3 memantau tempat karaoke yang berada dilokasi tersebut. Dilokasi ini petugas juga tidak menemukan tempat karaoke yang beroperasi.

Tim gabuangan Satpol PP selanjtnya menyisir sejumlah warnet di bilangan Jalan Gatot Subroto Kilometer 5 bawah yang biasanya buka 24 jam. Kali ini, para pengusaha warnet terlihat tutup total dan mulai patuh pada batas waktu yang ada di dalam surat edaran walikota tersebut.

Kemudian tim Satpol PP kembali menyisir ke arah Bintan Centre di Jalan DI Panjaitan, Kilometer 9 yang biasanya melanggar ijin operasional, namun kali ini tutup total.

Setelah menyisir ke warnet dan tempat hiburan malam, tim Satpol PP kembali menyisir ke tempat hiburan malam seperti Karaoke Bagio, Inul Daratista dan Karaoke Keluarga Joy yang biasanya beroperasi. Malam ini terlihat tempat hiburan malam tersebut tutup total dan telah mematuhi peraturan yang ada di dalam surat edaran walikota tersebut.

Pantauan media ini di lapangan Ketika Tim Satpol PP menyisir ke Bintan Plaza terlihat ada salah satu anggota dewan terpilih dari partai Hanura berinisial ADP mencak-mencak “berlagak” menyuruh pemilik biliard untuk tutup usahanya itu. Diduga dengan motif ingin terkenal namanya.(chendy)

Ditulis Oleh Pada Sel 22 Jul 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

1 Comment for “Anggota Dewan Terpilih Action, Minta Tempat Biliar Ditutup”

  1. Kapan tpi bisa maju ya… Batam aja gak seperti itu !
    Hidup bermasyarat dan merakyat bukan untuk menindas, tetapi membantu yg lemah….
    kalo emank usaha itu haram, kenapa SIUP bisa dikeluarkan ?
    Usir aja pendatang pulkam dana gak boleh ke tpi lg kalo alasan jumlah penduduk meningkat. biar jadi kampungan sekalian.
    Kolot banget….

Komentar Anda

Radar Kepri Indek