'
| | 922 kali dibaca

Anggaran Defisit Rp 218 Miliar, 118 Paket Proyek Ditunda di Anambas

Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Anambas, Azwandi

Azwandi, Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Kepulauan Anambas.

Terempa, Radar Kepri-Penundaan pelelangan sejumlah proyek akibat defisit anggaran di Kabupaten Kepuluan Anambas (KKA) Tahun Anggaran (TA) 2014 mencapai Rp 218 Miliar, mencapai 118 paket proyek. Namun jumlah paket yang di tunda itu selalu berubah-ubah, beberapa waktu lalu sekitar 115 paket proyek sementara data terbaru saat ini menjadi 118 paket.

Menurut Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Anambas, Azwandi.”Total paket proyek tahun ini sebanyak 416 paket. 298 diantaranya sedang berjalan sementara 118 paket lainnya dengan alasan defisitnya anggaran yang mencapai ratusan milyar rupiah di pending.”kata Azwandi.

Dijelaskan Azwandi menjelaskan.”Dari 298 paket proyek yang saat ini sedang berjalan, persentase proses lelang sudah mencapai 97 persen. Dimana, sudah diterbitkan Surat Perintah Tugas (SPT) pelelangan sebanyak 289 SPT. Sementara sisanya yakni 3 persen, masih menuggu kesiapan dari SKPD. Sisanya ada 9 paket lagi yang belum diterbitkan, karena masih menunggu kesiapan dari SKPD yang belum siap. Tapi akan tetap dilelang karena proyek tersebut bukan paket proyek fisik tapi paket pengadaan.”terang Azwandi tanpa menyebut SKPD mana saja yang belum siap.
Padahal paket proyek tersebut telah melalui serangkaian pembahasan, mualai di Banggar DPRD Anambas dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), akhirnya besaran Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) Kabupaten Kepulauan Anambas disetujui oleh Dewan yang ditandai dalam sidang Paripurna DPRD Anambas, Selasa (19/08) lalu.
Dari laporan Banggara DPRD Anambas diketahui, total anggaran pendapatan yang tertuang dalam APBD-P tersebut sebesar Rp 1 180 017 092 821,63. Angka tersebut turun sekitar Rp 218 M atau sekitar 15,71 persen dari APBD murni yang disahkan DPRD Anambas pada Desember tahun 2013 silam yakni sebesar Rp1.399.907.305.040,72,00-.

Turunya APBD-P ini berakibat, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas harus memutar otak dan bekerja keras mengatasi defisit ini. Sejumlah program pembangunan yang telah dirancanakan sebelumnya menjadi tertundanya pengerjaannya. Pemda Anambas mengaku, dengan defisit ini paket proyek yang menjadi prioritas yang bakal dilelang, sementara sisanya menyusul tahun 2015 mendatang.(yuli)

Ditulis Oleh Pada Rab 08 Okt 2014. Kategory Anambas, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda