; charset=UTF-8" /> Ungkap Dugaan Pencurian, Karyawan PT SMOE Malah Dihukum - | ';

| | 1.854 kali dibaca

Ungkap Dugaan Pencurian, Karyawan PT SMOE Malah Dihukum

Batam Radar Kepri-Dua karyawan PT SMOE, Ahmad Suwandi bagian bertugas dibagian struktural fitter ll dan Hendra Gunuwan bidang Storeman merasa diperlakukan tidak adil oleh menejemen perusahaan. Demi menjaga nama baik agar tidak timbul fitnah, keduanya menempuh jalur hukum, melapor ke Polisi.

Hal ini sampaikan, Ahmad Suwandi dan Hendra Gunawan kepada awak media ini, dikantor Polsek Nongsa, Polrestabes Barelang Batam Kamis (24/06).

Dia menceritakan kronologis yang dialaminya. Bermula dari niat baik keduanya mengungkap pelaku pencurian barang- barang berharga, milik perusahaan, oleh oknum karyawan perusahaan itu sendiri, berserta barang bukti.

Namun anehnya.”Saya yang membuat laporan kemenajemen prusahaan, agar pelaku oknum karyawan yang melakukan mencurian barang- barang milik perusahaan tersebut ditindak, malah saya yang disingkirkan oleh perusahaan, dihukum, disuruh hadir tapi tidak dikasih kerja, dan tidak diperbolehkan mengisi buku absen.”jelasnya.

Bahkan yang lebih menyakitkan lagi.”Kami berdua difitnah, kami dituduh melakukan pencurian barang milik perusahaan, sepertinya pihak menejemen melindung pelaku tersebut.”duganya.
Pihaknya mencurigai antara pihak menajemen dan Oknum karyawan, pelaku Pencurian milik Perusahaan ada konspirasi, sehingga tidak berani menindaknya.”Anehnya lagi pelaku balik menuduh kami, yang melakukan pencurian itu.”jelasnya.

Maka dari itu menghindarkan fitnah.”Demi menjaga nama baik kami berdua dari tuduhan Pelaku Pencurian yang dituduhkan oleh menajemen Perusahaan PT SMOE pada
Kami berdua kami membuat laporan Polisi dikantor Polsek Nongsa Punggur.”disampaikan Ahmad Suwandi, yang diamini oleh rekannya, Hendra Gunawan.

Harapan keduanya pelaku fitnah terhadap dirinya, bisa ditindak secara hukum. Namun karena pihak penyidik kepolisian Polsek Nongsa mengungkapkab laporan kedua karyawan PT SMOE ini belum cukup bukti untuk ditindak lanjuti, secara hukum pidana,
Sebut Ahmad Suwandi.”Polsek menyuruh kami membuat lapora kepada Dinas tenaga kerja ( Disnaker) kota Batam, dengan alasan kasus ini, persoalan kerja. Dan pihak Polsek Punggur Nongsa berjanji akan memediasikan kami berdua dengan perusahaan untuk mencarikan penyelesaian kasus ini” Tutupnya.

Hal ini ditanggapi serius oleh aktivis LSM Gerak Kris Propinsi kepulaun Riau, Herry Marhat,
Kalo perusahaan PT SMOE, tidak menyelesaikan kasus ini, dan tidak mengembalikan citra nama baik anggota Kami, dari tudahan Pencurian oleh menajemen Perusahaan itu, Maka kami akan melakukan aksi demo, keperusahaan tersebut, ini menyangkut harga diri, moril anggota kami.” Tegasnya.

Hingga berita ini dimuat, media ini belum berhasil menjumpai pihak PT SMOE guna konfirmasi dan klarifikasi.(taherman)

Ditulis Oleh Pada Kam 24 Jun 2021. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek