' '
| | 700 kali dibaca

Tanjungpinang Mulai Bersih, Lampu Penerangan Masih Banyak Yang Mati

Lampu Jalan di Jl Ketapang yang tidak hidup. Foto diambil, Rabu 17 Maret 2013Tanjungpinang, Radar Kepri-Semenjak Kepala Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman dipimpin Ir H Almazuar Amal. Kota Tanjungpinang sudah mulai tampak bersih. Namun, Penerangan Jalan Umum (PJU) di kota Tanjungpinang belum tertata dan berfungsi maksimal.

Pantauan Radar Kepri di lapangan, Rabu (17/04) hampir di seluruh titik jalan dalam kota Tanjungpinang yang biasa terlihat kotor. Kini, sudah mulai terlihat  bersih, seperti di Jalan Merdeka, Jl Tambak, Jl Bakar Batu serta Jl Wiratno. Di setiap Jalan protokol itu, saat ini terlihat bersih dari tumpukan sampah.

Ani, seorang warga yang bermukim di bilangan Jl Wiratno, di jumpai Radar Kepri, Selasa (16/04) di kediamanya, terkait dengan kebersihan menyebutkan.”Kalau sekarang sudah bersih pak. Petugas kebersihan sudah rajin membersihkan dan mengankat sampah. Tak seperti kemarin, kalau kemarin-kemarin sampah betumpuk disini. Bahkan sampai dua-tiga hari sampah menumpuk disini.”sebutnya.

Hal senada di katakan Ardi (50), warga Jl Pantai Impian yang dijumpai Radar Kepri di salah satu kedai kopi di pantai impian mengatakan.”Soal kebersihan sudah oke. Tapi, lampu penerangan jalan masih banyak yang tak hidup. Entah kemana raibnya dana pemeliharaan lampu jalan pada tahun 2012 lalu.”katanya.

Ditambahkan Ardi menambahkan.”Ada pula lampu yang hidup 24 jam alias tak pernah mati. Seperti di Gang Penyu lll, tepatnya di depan mesjid Al Ashsar, lampunya tak pernah mati.” katanya.

Mungkin, lanjut Ardi, automtis lampu itu rusak sehingga hidup terus.”Sayang sekali dengan arus listriknya bang. Itukan pemborosan namanya.”tambahnya.

Pihaknya berharap adanya evaluasi dan pengecekan terhadap beberapa lampu jalan yang ada di Kota Tanjungpinang ini. Terutama lampu penerangan jalan yang dikelola oleh dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman Kota Tanjungpinan.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Rab 17 Apr 2013. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda