' '
| | 896 kali dibaca

Pemilik Rumah Kesal, Timses Caleg Tempel Stiker di Kaca Jendela

Stiker caleg yang ditempel di kaca jendela rumah warga tanpa ijin pemilik rumah.

Stiker caleg yang ditempel di kaca jendela rumah warga tanpa ijin pemilik rumah, Rabu (08/01). (foto by aliasar,radarkepri.com).

Tanjungpinang, Radar Kepri-As (40) warga Pantai Impian Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Tanjungpinang Barat tidak bisa menahan kekesalanya, melihat stiker calon legislative (caleg) yang tertempel dikaca jendela rumahnya. Stiker ini diduga di tempelkan oleh salah seorang tim sukses (timses) caleg dari partai berlambang beringin itu, Rabu (08/01).

As wajar kesal, pasalnya pemasangan di kaca jendela rumahnya itu tanpa pemberitahuan apalagi minta ijin padanya.”Seharusnya mereka yang memasang stiker itu, setidaknya minta ijin dulu kepada pemilik rumah. Jangan se-enaknya saja di tempelkan dikaca, bukan gampang menghilangkan lem yang lengket dikaca ini.”Kesal As.

Kemudian lanjut As.”Untuk apa juga ditempel-tempal stikernya, jika orang mau mencoblos, ya tetap saja mencoblos.”Lagian, untuk apa juga kita nyoblos bukan harus di paksa, kita nyoblos sesuai dengan nurani kita masing-masing.”Ucapnya.

Begitu juga dengan At (50) seorang warga Jl Tambak, di jumpai Radar Kepri di Akau Potong Lembu, Rabu (08/01) menceritakan.”Terkadang kita geram juga melihat ulah timses caleg itu. Tanpa permisi, mereka menempelkan stiker di dinding rumah kita. Memangnya, cat rumah itu gratis apa ?.”Geramnya.

Kemudian lanjut At.”Untuk apa juga mereka men-caleg, tak guna juga. Bukan ada memikirkan rakyat. Kalau sebelum menjadi dewan, sama kita bukan main janjinya. Setelah jadi dewan, bukan kenal dia sama kita. Kita harus berhati-hati untuk memilih caleg. Jangan sembarang pilih.”tutup At.

Berharap meraih simpati, malah mendapat anti pati. Mungkin inilah ungkapan yang tepat menggambarkan kelakuan para timses caleg ini.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Rab 08 Jan 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda