' '
| | 3.297 kali dibaca

Menolak Diajak Kencan, Bahar Bacok Pekerja Cafe

Terdakwa Bahar saat disidangkan di PN Tanjungpinang, Selasa (04/09).

Terdakwa Bahar saat disidangkan di PN Tanjungpinang, Selasa (04/09).

Tanjungpinang, Radar Kepri-Menolak diajak kencan, Bahar kalap dan membacok pekerja bar cafe Nona di Tanjung Uban, kabupaten Bintan.

Kesimpulan diatas disampaikan saksi Dedes alias Desi menerangkan didepan majelis hakim.”Kejadianya, Jumat (22/07) sekira pukul 04 00. Awalnya, terdakwa minum bersama teman. Kemudian temanya pulang, saya tahu abang ini suka rusuh kalau minum. Saya kemudian ke kamar didepan bar Nona itu diteman Masrita.”terangnya.

Terdakwa datang membuat keributan serta mengeluarkan pisau dan Dedes berkelahi dan dibacok pakai pisau sehingga tangan dan melukai punggung.

Saat ditanya kenapa terdakwa marah, Desi menduga karena terdakwa kesal dan marah tawaran kencannya ditolak. Dalam BAP di polisi pada poin 9, Desi menerangkan.”Saya jelaskan, saya sudah menemankan Bahar malam itu. Namun saat itu saya menolak ajakan Bahar untuk kencan atau short time karena sering mangkir dari pembayaran yang disepakati.”ucap jaksa Dani K Daulay SH membacakan keterangan Desi.

Saksi Dede yang digedor-gedor kamarnya dibawah ancaman pisau akhirnya menunjukkan kamar tempat Desi bersembunyi. Dan kemudian mendengar Desi teriak-teriak meminta pertolongan.”Sekujur tubuh Desi bersimbah darah. Untung ada pak Aswin yang memukul dengan kayu tangan Bahar sehingga pisau itu lepas.”terang Dede.

Atas perbuatanya, terdakwa Bahar dijerat melanggar pasal 351 ayat 2 KUH Pidana tentanf penganiayaan.

Terhadap keterangan ini, Bahar yang pernah dihukum 5 tahun penjara karena penganiayan yang mengakibatkan korban meninggal serta pengancaman membenarkan keterangan itu.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Sel 04 Okt 2016. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Responses are currently closed, but you can trackback from your own site.

Comments are closed

Radar Kepri Indek