; charset=UTF-8" /> Masa 3,5 Tahun Singkat Bagi Pemimpin Baru, Nizar-Neko Pilihan Tepat - | ';
'
'
| | 65 kali dibaca

Masa 3,5 Tahun Singkat Bagi Pemimpin Baru, Nizar-Neko Pilihan Tepat

Lingga, Radar Kepri-Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Lingga tak ragu sedikit pun mendukung pasangan calon (Paslon) Muhammad Nizar-Neko Wesha Pawelloy (Nizar-Neko) untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati Lingga periode 2021-2024.

Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPC Partai Hanura Lingga, Ardi Ahmad mengatakan, ada tiga alasan ia mendukung Paslon Nizar-Neko. Yang pertama yakni, Nizar telah memiliki jam terbang yang tinggi dan mumpuni.

“Dalam masa kepemimpinan Alias Wello-Muhammad Nizar (Awe-Nizar), seorang Awe sudah mempersiapkan Nizar sebagai kader Calon Bupati kedepan dengan pendelegasian kewenangan dan beban kerja layaknya sebagai Bupati,” ucap Ardi, Kamis (25/11).

Menurutnya, itu diberikan Awe kepada Nizar sebagai praktek kerja nyata untuk masa mendatang, ibaratnya Wakil Bupati rasa Bupati dalam konteks pekerjaan. Tapi tetap dalam putusan kepala daerah, karena ada peraturan perundang-undangan yang mengaturnya.

“Itu alasan pertama. Nizar hakikatnya sudah punya jam terbang mumpuni,” sebut Ardi.

Sedangkan alasan kedua ia lebih mendukung Nizar-Neko dibandingkan Paslon lainnya karena dibawah kepemimpinan Awe-Nizar selama lebih kurang 5 tahun jika dilihat dari raportnya belum excellent. Masih banyak kekurangan dan masih ada nilai raport yang nilainya dibawah cukup.

“Meski demikian, tapak pondasinya sudah dibuat. Itu untuk masa baktinya 5 tahun, nah untuk periode mendatang efektifnya 3,5 tahun. Logika saja, apa yang bisa dipakai untuk melakukan perubahan? APBD? PAD? Jawabannya hanya satu, yakni lanjutkan pembangunan,” ujarnya.

Sedangkan alasan ketiga, dengan kondisi daerah hari ini yang segalanya dalam ketidakpastian, Nizar-Neko pemimpin muda yang dinilai memahami pentas politik dan persoalan yang ada. Muda cerdas dan energik diyakini mampu meminimalisir persoalan tersebut dan seterusnya melanjutkan pembangunan.

“Secara personal, mereka berdua memiliki kemampuan yang terukur,” katanya.

Ardi melanjutkan, sebagai partai politik (parpol) yang pada periode lalu yakni 2014-2019 memiliki 3 kursi di DPRD Lingga, namun di periode ini nihil, sehingga intervensi politik untuk kedepannya perlu disiapkan.

“Dalam konteks proses demokrasi, Hanura ingin menunjukkan peran serta eksistensinya dalam pembelajaran politik pada masyarakat. Bahwa sesungguhnya, kita juga punya kepentingan dalam proses pemilu kedepan. Dan tentunya juga pembangunan Kabupaten Lingga bila Nizar-Neko terpilih nantinya. Insya Allah,” pungkas Ardi. (Hendra)

Ditulis Oleh Pada Kam 26 Nov 2020. Kategory Lingga, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek