| | 1.047 kali dibaca

Ketua RT/RW Kelurahan Ranai Pertanyakan Dana Insentif Yang Diterima Hanya Rp 500

Kantor Kelurahan Ranai

Kantor Kelurahan Ranai

Natuna, Radar Kepri-Puluhan Ketua RT dan RW di Kelurahan Bandarsyah dan Kelurahan Ranai Darat dan Ranai Kota  di Kecamatan Bunguran Timur  Kabupaten Natuna mempertanyakan uang insentif yang diterimanya sebesar Rp. 500 (lima ratus) rupiah pada, Selasa,(29/03).

Seharusnya uang insentif yang diterima per triwulan itu sebesar Rp. 1.500.000,- tetapi kenyataannya sudah dua kali triwulan RT. RW di Kelurahan se-kecamatan Bunguran Timur hanya menerima Rp 500 pertriwulan sejak ankhir tahun 2015 dan sampai triwulan pertama tahun 2016 ini.

Yang menjadi pertanyaan menurut Jarmi, (50) ketua RT. 01 RW. 07 Air Batu dan puluhan ketua RT lainya di Kelurahan Bandarsyah membandingkan dengan beberapa Desa yang ada di Kabupaten Natuna, semuanya membayar uang insentif RT-nya pada triwulan ke 4 pada tahun 2015 lalu,  sementara di Kelurahan yang ada di bawah Kecamatan Bunguran Timur tidak membayar lunas insentifnya pada tahun 2015 tersebut,  dan sekarang juga masih terjadi pada tahun 2016 ini juga tidak lunas dibayarkan oleh masing-masing kelurahan di Bunguran Timur,  Apakah ada yang tidak beres di Setiap Kelurahan di Kecamatan Bunguran Timur ini?”tanya Jarmi dan Rekan sesama RT lainya.

Masih Jarmi menambahkan, “Uang insentif  yang kita terima bukanlah kebijakan dari Lurah saja tetapi sudah diatur dalam Peraturan Bupati Natuna  Nomor 8 Tahun 2015 tetang Pedoman Umum Penghitungan Penghasilan Tetap Tunjangan, Insentif Kelembagaan dan operasional PenyelenggaraanPemerintaan Desa dan Kelurahan.

Semua gaji dan insentif juga sudah dituangkan didalam Perbub tersebut.

Pada Bab III pada pasal 10 dan 11 tentang insentif Rukun Warga dan Rukun Tetangga dianggarkan dalam APB Desa yang bersumber dari Belanja Desa.

termasuk besaran uang insentif Ketua RT dan RW, serta kaling juga di jelaskan di Perbub tersebut.  Uang insentif Ketua RT. Rp. 500.000,- Ketua RW. Rp. 600.000,- pencairanya juga sudah diatur empat kali triwulan sebagaimana pencairan uang desa di seluruh Kabupaten Natuna.”Kata Ketua RT. Teman Jarmi yang minta namanya tidak ditulis.

Puluhan Ketua RT. se Kecamatan Bunguran Timur ini sangat menyayangkan sikap pihak pemerintah Kabupaten Natuna
Akhir akhir ini masak uang insentif RT dan RW yang hanya 600 dan 500 ribu sajajuga ditahan tidak terbayarkan ini sangat memalukan bagi pemda Kabupaten Natuna. Berarti kita Ketua RT dan RW ini hebat Pemda pun punya hutang sama kita yang sebagai ujung tombak bagi pemerintah ini. “Ucap Sumber ini di Kediamannya di Padang-kurak.

Kepada Media ini Puluhan RT dan RW ini mengancam akan menyerahkan SK nya kepada Lurah Bandarsyah kalau uang insentifnya tidak dilunasi sampai triwulan ke 2 pada tahun 2016 ini. “Kami sudah siap Bang, untuk menyerahkan SK Kami kepada Pak Lurah kalau uang insentif
tidak di bayar sampai triwulan ke dua ini. Biar Pak Lurah saja lagi merangkap Ketua RT dan RW.  “Papar Jarmi.

Lurah Bandarsyah melalui Sekretaris Kelurahan Bandarsyah Harmidi,  saat di konfirmasi mengatakan, “hal tersebut memang tidak dapat saya jawab memang begitulah keadaan keuangan kita.  Itulah dulu yang kita berikan kepada RT dan RW terserah,  kalau nantinya uang kita ada tentu juga akan kita berikan lagi sama para RT dan RW kita tersebut. Itu baru amanah pemerintah usirlah yang kami berikan. “Kata

Soal Ketua RT dan RW mau menyerahkan SK-nya,  itu terserah mereka itu hak mereka,  bukan dia saja yang mau jadi RT dan RW masih banyak orang yang masih mau jadi RT dan RW di Kelurahan kita ini.

Tetapi yang jelas insya’Allah semua informasi ini akan saya bicarakan nanti dengan pak Lurah. “Papar Harmidi, di ruang kerjanya di Kantor Kelurahan Bandarsyah belum lama ini.(herman)

Ditulis Oleh Pada Sel 05 Apr 2016. Kategory Natuna, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda