| | 174 kali dibaca

Ini Pesan Mendikbud Sampena Hari Bahasa Sastra

Foto bersama Wakil Bupati Natuna Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti dengan mendikbud.

Natuna, Radar Kepri-Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Muhadjir Effendy M.A.P dalam kesempatan acara puncak Hari Bahasa Sastra, Sabtu (28-10-2017) semalam menyampaikan. “Sebagai wujud dimensi keindahan bahasa perlu kita dorong agar mampu merajut kebhinekaan nilai-nilai kearifan dari berbagai daerah dalam bingkai keindonesiaan untuk memperkukuh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.” Ucap Muhajir.

Masih Muhajir, Sumpah Pemuda yang diikrarkan pada tanggal 28 Oktober 1928 telah menempatkan bahasa Indonesia sebagai pilar utama perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia. Sebagai pilar perjuangan, bahasa Indonesia telah terbukti mampu mempersatukan berbagai suku bangsa yang berbeda-beda latar belakang sosial, budaya, agama, dan bahasa daerahnya menjadi satu kesatuan.”Sampai Muhajir.

Mendikbud juga mengatakan, Berkenaan dengan itu, momentum Bulan Bahasa dan peringatan hari Sumpah Pemuda ini dapat kita jadikan sebagai titik tolak bagi generasi penerus untuk memupuk jati diri keindonesiaan,di tengah arus kehidupan global saat ini kekayaan budaya bangsa, keragaman bahasa, dan nilai-nilai kearifan yang terungkap dalam sastra harus dapat menjadi modal untuk memperkuat jati diri dan karakter bangsa Indonesia.

Pada acara puncak Bulan Bahasa dan Sastra tahun 2017 Serta Pencanangan Gerakan Literasi Nasional (GDN). juga dihadiri oleh Wakil Bupati Natuna Dra Hj Ngesti Yuni Suprapti.

Pada acara tersebut Wakil Bupati Natuna Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti menerima Piagam penghargaan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan  atas kontribusi dalam program sastrawan Berkarya di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

Acara yang dimulai pada pukul 09.00 WIB pagi di Plaza Insan Berpestasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Senayan Jakarta itu, selain Wakil Bupati Natuna, juga dihadiri oleh para tamu penting lainya.

Rangkaian kegiatan Bulan Bahasa dan Sastra 2017 ini akan dilaksanakan selama sebulan. Berbagai kegiatan kebahasaan dan kesastraan yang merupakan ajang berkarya atau berekspresi, ajang peningkatan kualitas berbahasa Indonesia, dan ajang perlombaan diadakan mulai awal Oktober hingga Puncak Acara Bulan Bahasa dan Sastra 28 Oktober 2017 hari ini.

Kegiatan yang diadakan selama Bulan Bahasa dan Sastra 2017 ini, antara lain, adalah Penilaian Pengggunaan Bahasa di Media Massa Cetak, Pemilihan Duta Bahasa (Tingkat Nasional), Debat Bahasa Antarmahasiswa, Lomba Wajah Sekolah, Kuis Pelita Bahasa, Krida Karya Duta Bahasa DKI Jakarta, bedah buku, bazar buku, simulasi dan layanan kebahasaan, pameran laboratorium kebahasaan, dan Layanan UKBI (Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia. (Hum/her)

Ditulis Oleh Pada Sen 30 Okt 2017. Kategory Natuna, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek