| | 603 kali dibaca

Hari Pahlawan, Guru “Dihadiahi” Setumpuk Kotoran

Para murid melihat setumpuk kotoran di meja kerja gurunya, Nurhayati.

Natuna, Radar Kepri -Sungguh menyedihkan seorang yang dijuluki Pahlawan Tampa jasa, mendekati hari pahlawan tahun 2018 seorang guru Sekolah Dasar (SD) 011 Ranai bernama Nurhayati, Rabu, 7 November 2018 diduga dihadiahi setumpuk kotoran atau “taik” dimeja kerjanya.

Nurhayati, merasa sangat sedih, dan profesinya sebagai tenaga pendidik sangat terlecehkan dengan kejadian tersebut.”Saya sangat sedih pak, tapi saya tidak tau siapa yang menarok taik itu dimeja saya. “Ucap Nurhayati.

Namun kata Nurhayati, kejadian setumpuk kotoranĀ  itu, apakah ada kaitannya dengan kekritisannya disekolah tersebut.”Saya juga tidak tahu.” Ucap Nurhayati kepada wartawan di Ranai Sabtu (10/11) sore tadi.

Lanjut Nurhayati, dirinya memang selalu menyuarakan kebenaran disekolah tersebut.”Salah satunya saya sering meminta kepada kepala sekolah SD 011Ranai, untuk membeli buku K-13 untuk kelas I full, yang wajib dibeli sekolah, bukan LKS. Namun, hingga kini buku K-13 untuk kelas I Full, tersebut tidak dibeli. “Terang Nurhayati.

Lagi-lagi yang mengejutkan dirinya dipindahkan ke-SD Setumuk, tanpa sepengetahuannya.”Yang lebih sadis lagi perlakuan kepala sekolah kepada saya sebagai tenaga pendidik, SK belum saya terima, tetapi saya sudah tidak dibolehkan lagi untuk mengajar di sekolah tersebut.”ujarnya.

Kejadian itu sudah dilaporkan oleh Nurhayati, kepada Ketua Komisi I dan Bupati Natuna. Bupatipun sudah memerintahkan Nurhayati untuk melaporkan kepada polisi. Namun, Nurhayati belum melaporkannya.

Terkait kejadian yang diduga sangat “biadap” itu, Ketua Komisi I DPRD Natuna Wan Sofiyan marah, kalau itu benar terjadi, Wan Sofian meminta pihak penegak hukum untuk segera mengusut kejadian tersebut hingga terang benderang.

Sementara hingga berita ini dimuat pihak kepala sekolah SD 011 belum berhasil dijumpai guna klarifikasi kejadian tersebut. (herman)

Ditulis Oleh Pada Sab 10 Nov 2018. Kategory Natuna, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek