'
| | 717 kali dibaca

Hakim : Linda, Kadisperindagkop Anambas Harusnya Ikut Bertanggungjawab

Dra Linda Maryati, Kadisperindagkop Anambas saat proyek pasar dibangun.

Tanjungpinang, Radar Kepr-Majelis hakim menegaskan, Dra. Linda Maryati seharusnya ikut bertanggungjawab atas dugaan korupsi dengan terdakwa Rustam karena dia menjabat sebagai kepala dinas koperasi (Disperindagkop)  Anambas saat pasar itu dibangun.

Karena dalam kasus dugaan korupsi pembangunan pasar ini,jaksa hanya menetapkan Rustam sebagai tersangka dan ketua koperasi Sekar Wangi.”Tak enak duduk disana (kursi terdakwa, red) itu.  Bagaiamana tanggungjawab saudari selaku kepala dinas koperasi. “heran Yon Efri SH MH.

Saat ditanya,apakah ada intervensi atau intimidimadasi pada dirinya, Linda menjawab. “Tidak ada pak.”katanya.

Kemudian terkait tugas dan kewajiban terdakwa Rustam, saksiLinda mengaku hanya melakukan sosialisasi lisan.

Hal senada untuk tugas mengawasi disampaikan M Nuh.”Saya turun memonitoring saja. Nggak ada surat juga.”katanya.

M Nuh bahkan tidak pernah melihat SK pengangkatan dirinya sendiri sebagai tim monitoring.”Saya tahu dan baca SK itu setelah ada kasus ini.”ucap M Nuh yang membuat heran hakim Yon Efri SH MH.

Keterlibatan Linda dan harus ikut bertanggungjawab juga disampaikan saksi Drs. Nya’ Ubin, M. Si.”Tugas dan tanggungjawab verifikasi administrasi dan verifikasi lapangan merupakan tanggungjawab dinas Koperasi. Karena novumnya dinas koperasi yang tahu.”tegasnya.

Ketua majelis hakim mempertanyakan sebab anggaran itu defisit dan apakah jaksa menyelidiki kemana saja aliran dana itu. “Apakah ada ke Sekda ?.Bupati ? Atau saudara sendiri ?”tanya Santo sapaan Santonius Tambunan SH MH seraya menunjuk para saksi. “Tidak ada apa. “ucap saksi kompak.

Mendengar kompaknya jawaban ini,hakim mengingatkan akan mengkonfrontir dengan terdakwa Rustam.” Ingat lo, saudara sudah disumpah untuk berkata jujur. Kalau terdakwa Rustam mengungkap lain. Akan ada resikonya. ” kata Santo.

Ditulis Oleh Pada Rab 07 Nov 2018. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek