| | 201 kali dibaca

Final walikota cup Ultraman Kandaskan Avenger 55-49

Tanjungpinang, Radar Kepri-Final walikota cup 2019 mempertemukan 2 team tangguh antara Ultraman dan Avenger. Walau secara fisik team Ultraman lebih besar-besar dibanding Team Avenger yang bertubuh mungil-mungil. Namun team besutan coach Alex ini tetap tampil percaya diri. Kecil-kecil cabe rawit, team ini cukup mengigit. Quarter pertama team ini lansung mengebrak ring basket Ultraman lewat shot yang dilakukan nomor punggung 13, Elfandi yang langsung dibalas oleh nomor punggung 9, Indrawan. Sempat memimpin poin 8-6, Avenger kian sengit memberikan perlawanan
Poin demi poin mereka kumpulkan untuk menjegal team Ultraman. Bintang-bintang Avenger, seperti Fernando Andreas alias Nando terus melakukan aksi serangannya yang dibantu Sang kapten Jason, elvern Adrisen, Elfandi juga Frendy. 5 bintang ini berjibaku mempertahankan kubu pertahananannya dari serangan Ultraman.
Team ini sempat memimpin poin cukup jauh dari Ultraman. Namun team besutan coach Herman pun tidak mau berdiam diri balik melakukan serangan balik.
Nomor punggung 5 dan 12 cukup berkontribusi mengejar ketertinggalan poin dari team Avenger. Malam kian temaram semangat dua team ini kian membara. Peluh yang bercucur tidak lagi dipedulikan demi sebuah prestesius, menjadi sang jawara. Sayangnya, diteam Avenger jarang dilakukan rotasi pemain untuk menjaga stamina para bintangnya. Tim inti ini terus dimainkan hingga akhir laga. Wajah kelelahan tergambar nyata diwajah para pemain Avenger. Sempat jauh memimpin, Ultraman terus mengejar hingga poin mendekati 40-46.
Entah memang kelelahan team Avenger dibawah komando kapten Jason seolah stag. Hingga poin ini pun disalin oleh Ultraman menjadi 47-46.
Lewat tembakan bebas 1 poin barulah poin team ini bergeser ke angka 47-47. Draw, Ultraman seolah menemukan polanya dan terus melakukan serangan. Diteam Avenger sendiri sempat memiliki peluang untuk menambahkan namun gagal dimanfaatkan.
Akhirnya Ultraman terus melaju meninggalkan poin Avenger. Quarter 4 berakhir Avenger sudah tidak mampu lagi menyamai poin. Score berakhir 55-49 bagi kemenangan Ultraman. Namun perjuangan team Avenger untuk bertahan dengan kekuatan team yang itu-itu saja layak untuk diancungin jempol. Tidak mau menyerah begitu saja team ini terus melakukan perlawanan. Bahkan jelang game berakhir, Elfandi terjatuh akibat cidera. Sempat Rifaldo Hardion akan diturunkan untuk menganti namun sayang belum sempat keluar keringat waktu pertandingan pun berakhir.
Sang kapten Avenger, Jason yang ditemui usai penyerahan piala mengaku kekalahan teamnya lebih kepada kelelahan efek tidak ada pemain penganti.
Pelajar yang kini duduk di kelas XII IPS 3 dan bersekolah di Smansa mengaku tidak kecewa dengan hasil pertandingan tersebut.
“Tidak kecewa, kami menerima kekalahan ini. Mungkin dari hasil pertandingan ini kami lebih giat latihan”, jelasnya.
Ia pun menambahkan bahwa kekalahan tersebut, menjadi pengalaman buatnya.
Coach Alex yang disapa juga mengamini hal tersebut. Senada dengan sang kapten, ia mengakui team besarannya kelelahan.
“Mereka sudah main maksimal, tapi hari ini team ini tidak full. Pemain inti ada yang tidak bisa hadir faktor pekerjaan. Stamina menjadi faktor pertama kekalahan mereka, kemudian tidak full team.
Lanjutnya team yang ada tidak bisa diturunkan begitu saja dengan alasan pengalaman. ” Inikan ajang walikota cup mereka belum pengalaman”, tukasnya
Secara skill ia mengakui anak didiknya dengan team lawan cukup imbang.
Ia juga mengaku tidak menurunkan Rifaldo Hardion karena dianggapnya belum memiliki pengalaman untuk diterjunkan.
Sementara itu kadispora kota Tanjungpinang, Jasman, yang hadir dan didaulat untuk menyerahkan piala danbpengalungan mendaki bagi sang champion mengaku berharap lewat pertandingan tersebut para atlet dapat mengukur dan mengevaluasi selama ini latihan. “Sudah sampai dimana kemampuan mereka. Sehingga dengan ini mereka lebih termotivasi untuk lebih giat berlatih”, katanya.
Saat disinggung tentang penghargaan untuk atlet Tanjungpinang yang berlaga di gubernur cup lalu Jasman mengakui hal tersebut sudah ada kotak-kotaknya.
“Semua sudah ada kotak-kotaknya. Mereka atlet Tanjungpinang, pada saat ke tingkat nasional itu mewakili Provinsi. Jadi itu provinsi yang memberi penghargaan”, katanya.
Berikut para jawara walikota cup tahun 2019.
Untuk putra juara satu team Ultraman, berhak atas hadiah uang pembinaan sebesar Rp. 8 juta, juara 2 Team Avenger dengan uang pembinaan sebesar Rp. 5 juta, juara 3 Team Wolves berhak atas uang pembinaan sebesar Rp. 3 juta dan posisi juru kunci ditempati Boca Junior dengan uang pembinaan sebesar Rp. 2 juta.
Sedangkan untuk putri, juara satu di raih oleh team SMA 1 ( Smansa) Tanjungpinang dan berhak atas uang pembinaan sebesar Rp. 4 juta, juara 2 Smanda dengan uang pembinaan Rp.3 juta juara 3 ditempati team Skansa dengan uang pembinaan Rp.2 juta dan juru kunci team Smk Pembangunan dengan uang pembinaan Rp. 1 juta.
Demikianlah akhir dari pertandingan Walikota cup 2019. Lanni

Ditulis Oleh Pada Sab 30 Nov 2019. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek