| | 1.817 kali dibaca

Ada Ruang Belajar Tak Layak di SDN 008 Batam

Lokal kelas 1B. Sekolah SD 008 yg termejinalkan kursi mejanya dari pada lokal lainya yg ada di-SDN 008 bida asri batam.

Ruang belajar kelas 1B.di SD 008 Bida Asri yang termejinalkan, kursi dan mejanya berbeda dengan lokal lainnya.

Batam, Radar Kepri-Di era anggaranpPendidikan yang berlimpah ini, ternyata masih ada sekolah di kota Batam yang pembangunan asal-asal. Lihatlah SDN 008 Bida Asri, Batam Centre, sekolah yang terletak ditengah-tengah kota Batam ini terlihat kumuh, penuh debu. Ironisnya, ada lokal yang terkesan di anak tirikan, ruang belajar  kelas 1 B terlihat berbeda dengan lokal lainnya.

Pantaun awak media ini dilapangan, di sekolah SDN 008 Bida Asri lokal kelas 1B tersebut, kursi dan mejanya diduga dibeli pasar bekas, karena di lokal lainnya, kursinya bagus-bagus yang dipekirakan satu paket dengan bangunan sekolah.

Tentu pemandangan ini sangat menarik, karena bangunan sekolah itu terletak ditengah-tengah kota Batam dan kawasan industry, ternyata masih memprihatikan. Terutama halaman dan kelas 1B yang prasarana tidak layak untuk di duduki oleh anak-anak usia kelas 1.

Awak media ini pernah berbincang dengan seorang guru di kelas 1B dan menanyakan penyebab lokal kelas 1B bisa seperti ini. Guru tersebut menjawab tidak tahu.”Padadah lokal lain tidak seperti ini, bapak boleh lihat sendiri. Cuma lokal kami yang seperti ini.”terangnya.

Tentunya hal ini menjadi pertanyaan besar bagi seluruh masyarakat Batam, kenapa hal ini bisa terjadi. Padahal anggaran pendidikan sangat besar, mencapai 20 persen dari APBD yang dianggarkan oleh pemerintah pusat dan daerah.”Kok masih ada sekolah yang semrawut ya pak.”heran seorang orang tua murid yang namanya tidak mau disebutkan.

Masih kata walimurid.”Maklum-lah paka, kalau banyak cakap (bicara.red) nanti anak kita pula, kena imbasnya. Bapak-kan tahu, di Batam susah masuk sekolah, bisa di terima saja anak kita di sekolah sudah syukur.”sebutnya.

Realita ini sangat mencengankan kita semua, dengan angaran Pendidikan yang sangat besar dari pemerintah, baik pusat dan daerah, ternyata masih susah masuk sekolah di kota Batam ini. Apa lagi kalau melihat kondisi lokal kelas 1B sekolah SDN 008 Bida Asri diatas. Menjadi pertanyaan, kemana danaAPBN dan APBD yang 20 parsen itu?

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan kota Batam, Muslim Bidin di konfirmasi awak media ini melaui SMS ke ponselnya, Rabu (10/09), sampai berita ini diturunkan belum ada jawabannya (taherman)

Ditulis Oleh Pada Kam 11 Sep 2014. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek