' '
| | 2.088 kali dibaca

Sekda Anambas Diperiksa Jaksa

Sekda Anambas, Radja Tjelak Nur Djalal

Sekda Anambas, Radja Tjelak Nur Djalal.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Sebanyak 7 orang jaksa penyidik dari Kejaksaan Tinggi Kepri yang terdiri dari satuan Intelejen dan Pidsus turun ke Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) dalam rangka pengumpulan bahan dan keterangan, terkait sejumlah dugaan korupsi di Kabupaten pimpinan Drs H Tengku Muhtarudin. Tim gabungan ini turun sejak Rabu (25/03) hingga Sabtu (28/03).

Hal ini dibenarkan Kajati Kepri, Sudung Situmorang SH MH melalui Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kepri, Yulianto SH MH ketika dikonfirmasi radarkepri.com, Senin (30/03) di kantornya.”Iya benar, tapi belum bisa dipublikasikan masih dalam tahap pulbaket.”katanya sambil bergegas memasuki ruang kerjanya.

Namun tersiar kabar, kasus yang dibidik tim gabungan Kejati Kepri ini hanya kasus kelas “teri” yaitu dugaan tindak pidana korupsi dinas Pariwisata dengan proyek senilai Rp 3 Miliar.”Baru sebatas mengambil data.”sebut sumber media ini, Senin (30/03). Kasus dugaan korupsi kelas “kakap” justru terkesan “diamankan” karena diduga berkaitan langsung dengan Bupati dan Sekda Anambas.

Sejumlah pejabat Anambas dimintai, mulai dari Sekda, Raja Tjelak Nur Djalal, kadis, kabag, kabid.”Total ada 27 orang yang diminitai keterangan.”sumber media ini.

Tim gabungan, lanjut sumber menemukan setidaknya 4 kasus korupsi besar yang perlu didalami mengarah ke penyeledikan dan penyidikan. Sumber menyebutkan.”Pada hari Sabtu (28/03) tim pulang dengan cara ekslusif, menumpang pesawat Conoco atas perintah Bupati KKA, Tengku Mukhtarudin. Nampak kalau Bupati dan Sekda kelabakan menghadapi tim. Karena diduga banyak temuan proyek-proyek bermasalah dan penggunaan keuangan APBD yang tidak sesuai prosedur.”terang sumber.

Ditambahkan sumber.”Sekedar gambaran yang dilakukan pulbaket kemarinn di Dishub berupa proyek bandara, di PU proyek WTC, pembungan GOR, pembebasan lahan kantor Bupati., Sedangkan di Disdik, proyek pengadaan buku, alat peraga tahun 2011 senilai Rp 11,6 M diduga markup-nya Rp4,5 M dan barang yang dibeli tidak sesuai spek. TO-nya bukan kadisnya tapi anggta DPRD yang masih aktif.”terang sumber yang meminta namanya tidak dipublikasinya.

Di dinas Pariwisata ada, lanjut sumber, ada 3 proyek diduga fiktif dengan nilai Rp 3M lebih. Kemudian, kabag ekonomi masalah minyak subsidi ada selisih Rp16 M lebih. Kemudian di Kabag umum, masalah motor dinas bodong 200 unit dan mobil dibeli dengan uang pemda tapi dipakai untuk pribadi di Tanjungpinang.”beber sumber.

Sekda Anambas, Raja Tjelak Nur Djalal dikonfirmasi radarkepri.com membenarkan dirinya dimintai keterangan oleh jaksa dari Kejati tersebut terkait pembebasan lahan.”Saya memang dimintai keterangan, saya langsung ajak tim itu kelokasi untuk melihat langsung.”katanya Raja Tjelak Nur Djalal yang biasa di sapa Boy.

Tentang adanya dugaan korupsi pembebasan lahan untuk bandara di Jemaja, berupa pemilik fiktif.”Tidak benar itu, memang ada purnawirawan yang mengklaim lahannya di lokasi bandara itu. Tapi setelah di cek, bukan disitu lokasi tanah purnawirawan itu.”terang.

Sumber media ini menjelaskan modus operandi dugaan korupsi pembebasan lahan tersebut menjelaskan.”Ternyata banyak nama pemilik lahan fiktif, ada yang menerima ganti rugi tapi yang bersangkutan bukan pemilik lahan. Camat, kepala desa diduga terlibat merekayasa data kepemilikan, ada pensiunan tentara dari Tanjungpinang dalu dia dinas di Letung, mencak-mencak datang ke kantor Bupati merasa belum menerima ganti rugi, tapi tanah dia sudah jadi landasan. Itulah salah satu bagian rekayasa tanah yang bersangkutan dibikin atas nama orang lain. Padahal pensiunan itu data kepemiliknnya lengkp. Camat waktu itu namnya Hendrik sekarng pindah ke kantor Bupati sempat jadi kabag Tapem. Diduga yang bersangkutan menerima gratifikasi 2 Ha dilahan bandara dari tokoh masyarakat Jemja yang merekayasa lahan tersebut. Ketua tim pembebasan lahan Sekda, Raja Tjelak Nur Djalal.”beber sumber.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Sel 31 Mar 2015. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

1 Comment for “Sekda Anambas Diperiksa Jaksa”

  1. Anjing menggonggong pejabat anambas berlalu

Komentar Anda

Radar Kepri Indek