' '
| | 851 kali dibaca

Satpol PP Hanya Tindak PKL Yang Tak “Setor”

Satpol PP Hanya Tindak PKL Yang Tak Setor

Satpol PP tertibkan PKL di Jl Merdeka, Rabu (01/04).

Tanjungpinang, Radar Kepri-Satuan polisi Pamong Paraja (Satpol PP) pemko Tanjuungpinang di back up Poliri menggelar penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) dalam kota Tanjungpinang. Lokasi yang ditertibkan kali ini dari Jl Merdeka hingga Bintan Center yang dimpimpin langsung Kepala Bagian Ketertiban Umum (Kabid Tibum) Satpo PP Omrani, Rabu (01/04).
Kepala Kesatuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) pemko Tanjungpinang, Irianto SH dikonfirmasi radarkepri.com melalui ponselnya, mengatakan.”Itu razia penertiban PKL, kegiatan tersebut, merupakan kegiatan rutin untuk menertibkan PKL yang berjualan di tratoar karena menggangu jalan.”Katanya.
Ketika ditanya, mengapa Satpol PP hanya berani menertibkan, sementara masih banyak bangunan illegal. Seperti pedagang buah di bat 8, bangunan pelahap lahan parker di pasar KUD, ATM didepan kantor Satpol. Serta tempat prostitusi berkedok karoke maupun panti pijat, gudang daging impor, Irianto menjelaskan.”Saya sangat berterimakasih kepada radarkepri atas informasinya.”ucapnya.

Kemudian adanya informasi, PKL yang ditertibkan adalah yang tidak “setor”, sedangkan PKL yang rutin member “upeti” Irianto mengakui .”Saya juga mendapat informasi seperti itu. Namun saya belum bisa membuktikanya.Ketika apel, saya sering menanyakan kepada seluruh anggota, tapi tidak ada yang mengaku.”aku Irianto.
Sebelumnya Kepala Bagian Ketertiban Umum (Kabid Timum) Satpol PP Pemko Tanjungpinang, Omrani dijumpai radarkepri.com sedang menggelar razia tersebut, terkait dengan kegiatan yang dilakukanya, mengatakan.”Untuk di jalan Merdeka hingga ke Bintan Center, PKL tidak boleh berjualan dipinggir jalan, karena untuk memperindah kota.”tutup Omrani diatas mobil Dinas Avanza warna hitam BP 1950 T yang telah berubah menjadi hitam alias plat pribadi.
Menurut salah seorang PKL yang enggan menyebutkan namanya, mangatakan.”Razia ini dilakukan. Karena tidak mendapatkan Upeti, coba saja kita kasih uang. Tidak akan di razia.”Ujarnya.
Pihaknya berharap Walikota Tanjungpinang yang diusung partai Wong cilik agar mempertimbangkan PKL yang hanya mencari sesuap nasi.”Jika memang dibersihkan. Bersihkan semua. Jangan yang tidak membayar upeti saja yang dirazia, yang membayar Satpol tutup mata.”pinta PKL yang enggan menyebutkan namanya
Pantauan awak media ini dilapangan, terlihat, di Jl Pramuka, PKL sangat meresahkan pengguna jalan, ketika anak sekolah keluar, kemacetan panjang tidak bisa terelakan. Namun hingga saat ini belum tersentuh petugas Satpol PP. Sehingga wajat timbul kesan diantara Petugas Satpol ada menerima upeti dari PKL.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Rab 01 Apr 2015. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda