' '
| | 286 kali dibaca

Peringati Hari Ibu, PP Berikan Paket Sembako

Foto bersama dinas Pemberdayaan Perempuan (PP) kepri dengan para ibu penerima sembako.

Tanjungpinang, Radar Kepr-Sekuntum melati lambang kasih nan suci, ibu Indonesia Pembina tunas bangsa, berkorban sadar cita tercapai dengan giat bekerja. Merdeka laksanakan bhakti pada ibu pertiwi wanita Indonesia sebagai ibu bangsa, insan pembangunan mitra sejajar pria merdeka melaksanakan dharma untuk mencapai cita-cita Indonesia jaya adil makmur merata.

Demikian petikan bait hymne hari ibu yang ke-89, yang dilaksanakan di aula Wan Seri Beni, kantor Gubernur provinsi kepulauan Riau (Dompak), Jumat (22/12).

Sebelum acara puncak di aula Wan seri Beni, pihak Dinas pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, pengendalian penduduk dan keluarga berencana (DP3AP2KB) tingkat provinsi mengadakan rangkaian acara. Yang dimulai dari pemberian paket sembako kepada kepala keluarga perempuan (janda) sebanyak 54 paket.

Pemberian paket sembako ini dimulai diwilayah Sungai Jang, dan kepala dinas DP3AP2KB Provinsi, Misni, SKM, M.si, langsung turun tangan membagikan paket-paket sembako tersebut kepada para keluarga perempuan tersebut. Salah seorang staf yang ikut serta dalam kegiatan tersebut yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, kegiatan ini benar-benar menyentuh dan tepat sasaran. “kegiatan ini benar-benar menyentuh dan tepat sasaran,” ujarnya.

Kegiatan ini dimulai dari pagi dan berakhir hingga sore, selain pembagian paket sembako dinas yang dipimpin oleh Misni juga melakukan anjang sana, live diradio, dan terakhir perempuan cantik ini beserta rekan-rekannya mengunjungi tokoh wanita Kepri yang sudah sepuh, Aminah Ahmad, atau yang lebih akrab disapa bunda dikediamannya, perumnas Sungai Jang. Walau wajah cantiknya terlihat lelah, namun ibu 2 orang anak ini tetap tersenyum dan semangat memberikan paket sembako kepada perempuan yang sudah berusia 75 tahun itu.

Dengan penuh hormat dan kasih, Misni,memeluk bunda Aminah sembari mencium pipi kiri dan kanannya. Dalam balutan hijab warna merah seakan memupuskan kelelahan diwajahnya satu harian berkeliling kota Gurindam menjalankan program dari DP3AP2KB provinsi Kepri.

Salutnya untuk kepala dinas pemberdayaan perempuan ini, ia rela memikul sendiri paket sembako yang akan diberikan kepada bunda Aminah, perempuan yang dihormatinya bukan hanya karena telah sepuh tetapi aksinya untuk peran perempuan khususnya dikota Tanjungpinang.

Kepala dinas yang dikenal cekatan dan rajin bekerja  dan tidak segan untuk turun tangangan langsungi juga menjelaskan, rangkaian menyambut hari ibu, akan dilanjutkan dengan ziarah ke makam pahlawan, dan puncaknya tanggal 22 Desember akan diadakan bazar serta lomba memasak yang bahannya dari sagu. “besok akan kita lanjutkan dengan ziarah kemakam pahlawan,”ringkanya.

Ia juga menambahkan, bahan dari sagu ini dianggap murah dan mudah didapatkan,”tahun ini kita belum ada anggaran jadi kita ambil yang murah-murah dulu, partisipasinya yang paling penting,” ungkapnya. Ia juga menekankan memperingati hari ibu bukan hanya terfokus kepada ibu kandung kita saja melainkan seluruh perempuan yang ada.

Ziarah kemakam pahlawan yang dimulai pukul 8.00 WIb, diikuti dari berbagai organisasi perempuan, bayangkari, jalasenastri yang secara bersamaan melakukan tabur bunga. Dan yang menjadi perhatian media ini, saat akan menabur bunga dipemakaman yang memiliki lambang salib (Kristen), tanpa sungkan perempuan yang saat itu mengunakan kostum kopri dengan paduan hijab biru dongker berpadu rok panjang hitam, menaburkan bunga. Padahal stafnya yang berjenis kelamin laki-laki sempat menolak dengan alasan yang tidak masuk akal. Namun Misni tetap pada pendiriannya, menaburkan bunga dan minta difoto atas aksinya itu.

Paket sembako yang diberikan dinas PP Kepri.

Usai tabur bunga, kepala dinas DP3AP2KB itu melakukan sesi foto bersama seluruh organisasi perempuan yang berpasrtisipasi dalam kesempatan itu.

Bunda Aminah Ahmad, yang dikonfirmasi media ini mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada Misni yang sangat perhatian.”Walau saya sudah uzur masih diingat beliau, saya berharap kedepan peran pemberdayaan perempuan Kepri lebih baik lagi dan terus semangat.” Lanjutnya, Misni orang yang cekatan cepat tanggap dan rendah hati,” urai perempuan pendiri LSM bhakti Melayu Bersatu (LSM BMB).

Perayaan puncak hari ibu ke 89, diaula kantor Gubernur tidak kalah seru, terlebih diluar aula berjejer dagangan dari berbagai organisasi perempuan yang menawarkan berbagai penganan, jilban juga pakaian dengan harga serba terjangkau. Sayangnya, puncak hari ibu kali ini, tidak dihadiri oleh gubernur kepri, Nurdin Basirun, sambutan orang nomor satu di Kepri itu diwakili oleh Raja Ariza yang kala itu mengenakan stelan baju kurung warna hijau pucuk pisang dibalut songket senada yang membuatnya tampak lebih muda.(lanni)

Ditulis Oleh Pada Ming 24 Des 2017. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek