| | 2.880 kali dibaca

Pembacaan Tuntutan 6 Kali Ditunda, Ada Apa Dengan Kejaksaan

Kantor Kejari Tanjungpinang di Jl Basuki Rahmat.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Kinerja Kejaksaan Negeri Tanjungpinang disorot. Pasalnya, kasus dugaan pengrusakan pagar di Kampung Melayu Kota Piring dengan tersangka 8 orang ibu rumah tangga dengan agenda pembacaan tuntutan telah 6 kali ditunda tanpa penjelasan.

Kasi Pidum Kejari Tanjungpinang Amriansyah SH MH dikonfirmasi radarkepri.com melalui WA-nya, Selasa (07/05), belum memberikan jawaban padahal konfirmasi yang dikirim media ini menyatakan pesan yang dikirim dibaca.

Beredar kabar, para terdakwa yang  dijerat pasal 170 ayat 1 KUH Pidana dengan ancaman 5 tahun 6 bulan penjara ini sedang melobi penegak hukum agar dituntut hukuman ringan alias tuntutan percobaan.

Padahal pasal 170 berisi.”¬†Barangsiapa terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang, diancam dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun 6 (enam) bulan.”

Djodi Wirahadukusuma selaku pelapor dan korban mengaku kecewa dengan ditundanya pembacaan tuntutan tersebut.”Saya sangat kecewa. Apa masalahnya sehingga tuntutan tak kunjung dibacakan. Ada apa ini ?”heran Djodi.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Rab 08 Mei 2019. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek