' '
| | 1.224 kali dibaca

Pejuang Anambas Minta Bupati Pecat Pejabat “Amoral”

Fadhil Hasan SH

Tokoh pejuang pembentukan KKA Fadhil Hasan SH.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Bupati Anambas, Drs Tengku Muhtarudin diminta menindak tegas bukan hanya sekedar menggeser pejabat bermasalah dan “amoral”. Selain merusak citra Kabupaten Kepulauan Anambas, perilaku pejabat “amoral” juga dapat menghancurkan masa depan generasi penerus Anambas.

Hal tersebut diungkapkan tokoh pejuang pembentukan KKA, Fadil Hasan SH melalui pesan singkat terkait berita tentang kabar Kadinske KKA hamili mahasiswi. Menurut Fadil Hasan.”Kalau berita itu fitnah, silahkan gunakan hak jawab sesuai UU Pokok Pers. Tapi kalau benar dan bisa dibuktikan, Bupati KKA harus pecat kadis bersangkutan karena melanggar PP nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS. Disalah satu pasalnya berisi, pejabat yang terbukti amoral dipecat dari PNS bukan digeser.”tulis Fadil Hasan, Minggu (08/03).

Sementara itu, Said M Damrie yang diduga menghamili mahasiswi sebuah perguruan tinggi di Tanjungpinang, hingga berita ini dimuat belum memberikan klarifikasi dan konfirmasi. Termasuk konfirmasi dugaan menyuruh melakukan aborsi ilega pada mahasiswi tersebut yang dikirima media ini, Minggu (08/03).

Padahal, sebelumnya, Said M Damrie menyatakan pada seumber median akan mengklarifikasi dan menyatakan berita tersebut tidak benar dan fitnah. Diduga ada oknum yang sengaja membisiki Said Damri agar tidak melakukan klarfikasi.”Kabarnya Said Damri ada curhat dengan oknum wartawan tak jelas, dan menyarankan agar berita tersebut dibiarkan.”kata sumber.

Saran ini, lanjut sumber yang dijumpai radarkepri.com di Tanjungpinang.”Jelas itu saran itu sesat dan menyesatkan. Sahabat yang baik itu mengingatkan ketika kita salah jalan dan member pencerahan, bukan menjerumuskan dan memberikan saran sesat.”tutup sumber.

Hal senada disampaikan Azmi, seorang tokoh Jemaja.”Idealnya, memang harus ada jawaban dan klarifikasi dari Said Damri, karena jika tidak ada klarifikasi, masayarakat akan menilai berita itu benar adanya. Jadi saran saya, pak Said Damri berbicaralah.”tutup Azmi.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Sen 09 Mar 2015. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

4 Comments for “Pejuang Anambas Minta Bupati Pecat Pejabat “Amoral””

  1. Fadil hasan status tersangka fitnah di polsek siantan, sampai sekarang melarikan diri tdk berani pulang ke anambas, org seperti ini siapa yg percaya. Ternyata SH nya pun palsu. Azmi status dan hidupnya pun tdk jelas, bertobatlah abang2 ku….

  2. fadil tak dapat paket tu. . . .

  3. lah parah betol anambas ni, PNS SS, Pejabat main tali air, 2014 kesra tidak dibyar kan 1bln tp prnyataan ato legilatas hukum knp tidak dibayar kan tidak tau ada apa tidak nya ,2015 sudah masuk bln ke 3 tp kesra blm dibayar kan jg 2bln nya tp pencairan kegiatan sudah mulai dilakukan,jangan2 kesra hilang lgi ekonomi pasar makin mninggi tdk ada nya standarisasi ekonomi pasar yg imbas nya masyarakat yg sengsara,,,,,, ya allah semoga pejabat anambas menyelmat kan dri krisis ni dan kasi mereka kesehatan yg berlimpah amiiiiiiin

  4. Fadil Hasan, SH tu bukan pejuang, tapi perampok. kalau tak dapat duit, mulai ngamok2 tak jelas. kalau dapat duit atau paket proyek, baru senyap.. sama macam adeknya Fansuri yang dulu pernah sebentar menjabat sebagai direktur di Perusda Anambas, tapi sekarang sudah dipecat gara-gara gelapkan duit Perusahaan.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek