' '
| | 487 kali dibaca

Pasukan 92 Juarai FBK 2017, SMP 2 Favorit 1

Tim drumband SMAN 01 Tanjungpinang yang menjuarai FSC.

Tanjungpinang, Radar Kepri- Festival Sungai Carang (FSC) tahun 2017 dalam rangka memeriahkan event dragon boat race,  yang dikemas dalam Festival Bahari Kepri (FBK), diisi dengan pertandingan drumband antar plajar sekota Tanjungpinang. Bertempat dihalaman Gedung daerah, Selasa (17/10) FBK berlangsung meriah. 12 tim drumband ikut berpartisipasi dalam festival tersebut.

Salah satu dari 12 tim itu berasal dari pondok pesantren AL Kautsar Batam. Animo masyarakat yang begitu besar turut memeriahkan kegiatan tersebut. Memenuhi halaman gedung hingga tumpah ruah kejalan menjadi pemandangan yang lumrah kala  FBK drumband digelar. Kendati terik hari terus menyengat tetapi tidak mampu menyapu semangat tim-tim yang bertarung. Begitupun semakin meninggi hari penonton semakin menyemut.

Selain musik dan gerak, kostum para peserta menjadi pesona tersendiri. Kostum warna warni semakin semarak dengan berbagai lagu yang dibawakan dengan iringan musik. Tim pondok pesantren Al – Kautsar Batam dengan kostum unggu berpadu putih berhasil meraih juara ke-3 pada FBK 2017.

Sedangkan SMP 12 Bintan yang tahun lalu menduduki juara 1 tahun ini harus puas menjadi juara favorit dengan raihan nilai 1654 poin, dibawah SMP 2 Tanjungpinang.

Sedangkan SMP 9 Bintan, satu-satunya perwakilan Bintan yang berhasil mengondol piala berhasil menempati posisi kedua dengan perolehan 1668 poin. SMA 3 Tanjungpinang yang tahun lalu berhasil meraih juara favorit tahun ini harus pulang dengan tangan kosong.

Sedangkan SMA 1 Tanjungpinang, kembali menorehkan prestasi terbaiknya dengan menjadi jawara sekaligus juara umum pada FSC 2017 dengan torehan 1920 poin. Dengan 1 mayor, Feyzel Putra, 2 mayoret, Juni dan Angiel Tri Wulandari dan diketuai Kevin Hanifbal dengan 19 pemain pianika, Anggita, Anisa Agustiamona, Aulia Rezky, Ailianissa, Dini Pratiwi, Dynda Ayu, Dyah Ayu, Eka Septia, Indri Salsabilla, Lusitania, Merry, Nilam kusuma, Novryarni, Nuci Nutici, Putri Aliya, Shelvia Agustini, Syahkima dan Aqilah Afaf.

Diperkuat  bagian perkusi, Alan Pratama, Aldo Andrica, Aryatama Morry, Auli Wardian Azhar, Baiqhaqi, Daffa Tsaqif, Gamma Handina, Gangsar Triwiratma, M Hanaffi, Ony Tri Wahyuni, Raja Falih, Rio Hermawan, Yumna dan Timothy Simamora. Serta pemain lyra, Balqis, Aliea Fazila, Elda Afriani, Liza Tasya, dan Putri Mega.

Dilengkapi dengan colour guard, Nida Atikah, Hernita Christina, Farras Willisavera, Claudia Bintania, Retno Ayuning Sasmita, Anastasia Oscar, Dhiya Shafarani, Sarira Apsarini dan Siti Aisah.

Menurut Pembina sekaligus pelatih drumband SMA 1 Tanjungpinang, ST Muhamad Isa, mengakui keberhasilan tim SMa 1 menjadi pemenang adalah hasil kerja keras. Jelang FSC tim drumband melakukan latihan setiap hari dari usai azhar hingga tengah 6.

“Ini perjuangan anak-anak, setiap keberhasilan itu memerlukan perjuangan keras, disiplin,” jelasnya dengan penuh sukacita.  Dengan membawakan 3 lagu, Selayang Pandang, Lancang Kuning dan Pak Ketipung, tim ST M. Isa yang dibantu pelatih Fendi berhasil meraih juara satu sekaligus juara umum.

Begitupun dengan kepala sekolah Imam Syafeii, ia mengucapkan selamat kepada team drumband. “Kegigihan dan semangat  yang tinggi telah mengantarkan menjadi juara. Semoga bisa terus dipertahankan dan meningkatkan prestasinya kedepan”, himbaunya.

Ketua drumband SMA 1 Tanjungpinang, Kelvin Hanifbal mengungkapkan rasa syukur atas kemenangan tersebut. Ia juga mengatakan bahwa dari awal ia selalu menekankan kepada tim jangan jadikan juara sebagai target tapi tujuan utama adalah menampilkan yang terbaik dan hargai setiap prosesnya. “Kalau juara anggap sebagai bonus dari setiap usaha yang kita lakukan selama ini karena proses tidak pernah mengkhianati hasil,” ungkapnya bijak.

Sebelum juara di FSC 2017, tim binaan M. Isa ini  baru saja menjuarai pertandingan yang diselengggarakan oleh Korem Tanjungpinang dalam rangkat Hut-TNI RI di Sungai Timun dengan tim juri dari PDBI. Dimana SMA 3 menjadi juara 2, namun sayang pada FSC 2017 tetangga dekat SMA 1 ini harus pulang dengan tangan kosong.

Tim SMA 1 berjumlah 92 orang (pasukan 92) orang ditambah beberapa orang petugas yang berfungsi menjadi dokumentasi.

Disisi lain, SMP 2 tanjungpinang harus puas sebagai favorit 1 dengan nilai 1668 poin beda tipis dengan SMP 12 Bintan, SMP yang cukup terkenal dengan drumbandnya ini tahun lalu berhasil meraih juara 3. Normajaniah, selaku pelatih drumband SMP 2, walau kecewa tetapi tetap mengancungkan 2 jempolnya untuk anak-anak binaannya. Dengan jumlah pasukan 83, ia menganggap anak-anak didiknya sudah berupaya semaksimal mungkin.

“ Ini bukan kesalahan anak-anak, mereka sudah melakukan yang terbaik. Kondisi lapangan yang sempit yang menjadikan performa anak-anak ternganggu. Usai pengumuman juara saya langsung menemui juri. Saya Tanya apa yang kurang, juri bilang lapangan yang sempit sehingga personil SMP 2 yang lumayan banyak jadi terkesan menumpuk.

Tetapi pasukan SMP 2 cukup mendapat aplaus yang meriah dari hadirin yang berada dihalaman gedung daerah, selain seragam yang menarik, formasi tim ini juga selalu variatif. Dan pada hut-TNI lalu berhasil menjadi juara 2 dikalahkan tim drumband dari SMP 34 Batam.

Pasukan ini dimayori oleh Fathar Syariat, mayoret Navesya Juliet dan Yulia, dan Senar Andrian Jutisio Saragih, Geri Prawira, Mal Subqi, Adinda Tri M, Friska Meliyanda, Derry Kurniadi, Putri Sarasgia, Ririn Wiranti, Ayu Nur, Lisa Anisa, Alfito. Fakhrian Faluwa, Sri Dewi L, Anisa, Risma, Jelli, Rindi, Mutiara, Kartini, Desi, Haikal, Dimas, Sinta, Intan yuwanisa, Indriana Putri, Dhea Wulandari, resal, Duion D, Kevin P, M Rudyan, wahyu R, Sephia, Nurul Nabila, Khusnul nadya, Alfitri, Amalia, Dwi Siti, Frina Melyani, dan gita pati Dwi Siti Fatimah.

Lalu ada Thomas, Inggrit, Indri, Viona, Rifki N, Chelsia Amand, Arinta Nata, Friska Y, Aurelia Veldar, Nurfasila Putri, Husniyati, Rena A, Estabella, Widi Aprilliya, Risky R, M Gilang R, Satria p, dea Sabrina, Saviona Divianza, Ainun Syabila, Emelia Astuti, Agung febriant, Leny N, Andini K, Reni desmawit, Dina lorenza, Eka Anisa, Fajril Ruhul, Alim, Valentino, Citra Puspita, Dona D, Nurain Y, Della, Levina Viola, Nuzul, Prasetyo, Riski Pratama, Robi dan Ramdhini P.

Dalam melatih siswa-siswinya, Normajaniah dibantu oleh Erwin Trianto. 3 juri pada FSC 2017  berasal dari TNI-AL, kapten laut Mohamad Zaki, Peltu Sutrisno Setiawan dan Kopda Lengono. 3 juri dari kesatuan TNI-al ini ikut masuk ke barisan saat peserta drumband menampilkan antraksinya.

Ketua dewan juri, Kapten laut Zaki, kepada media ini mengungkapkan alasan mengapa SMA 1 Tanjungpinang terpilih sebagai juara. “ Yang kami nilai pertama kekompakan, keharmonisan suara, keseragaman, bisa menyatukan satu lagu dengan yang lain. Bisa memenuhi ketentuan panitia” singkatnya.

Satu hal yang menarik dari tim drumband SMP 2 adalah selalu siap tampil kapanpun diminta tampil di tiap acara-acara penting kota Gurindam. Uniknya lagi meski hanya tampil dalam acara-acara pemerintah yang bersifat formil namun tim drumband ini selalu maksimal. Semoga pada kesempatan lain kalian bisa kembali merebut juara 1 seperti yang pernah kalian raih. Jangan putus asa teruslah berjuang anak-anak ! LANNI

Ditulis Oleh Pada Kam 19 Okt 2017. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek