| | 314 kali dibaca

Nokia Resmi Produksi di Batam

Pemotongan tumpeng tanda dimulainya produksi Nokia di Batam.

Batam, Radar Kepri-HMD Global, rumah bagi ponsel Nokia, Senin (04/09) resmi memulai produksinya di Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Dengan menggandeng perusahaan lokal, yakni PT. Sat Nusapersada Tbk, PT. Tata Sarana Mandiri Tbk, dan PT. Erajaya Swasembada Tbk dalam pemenuhan persyaratan Tingkat Kandungan Dalam Negeri atau TKDN.

Acara peresmiannya diadakan di Kantor PT. Sat Nusapersada Tbk, di Kawasan Pelita, Batam dan dihadiri oleh I Gusti Putu Suryawirawan, Direktur Jenderal untuk Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika, H. Nurdin Basirun, Gubernur Provinsi Kepulauan Riau; Florian Seiche, Chief Executive Officer HMD Global dan para tamu kehormatan lainnya, serta para mitra bisnis lokal dan awak media.

Chief Executive Officer HMD Global, Florian Seiche mengungkapkan “Indonesia merupakan pasar yang sangat penting di Asia. Untuk itu HMD berkomitmen untuk mengembangkan bisnis serta mematuhi kebijakan dan peraturan-peraturan pemerintah yang berlaku. Merek dagang Nokia telah lama dikenal di Indonesia karena inovasi dan keberagaman desain ponselnya. Di era smartphone ini, HMD Global berinovasi dengan menggabungkan merek ikoniknya Nokia dengan menggunakan sistem operasi Android terbaru.”terangnya.

Presiden Direktur PT Sat Nusapersada, Abidin, mengaku pihaknya merasa sangat terhormat dipilih sebagai mitra lokal untuk memproduksi smartphone Nokia. “Kami sangat antusias untuk memulai kerjasama dengan HMD Nokia dan berharap dapat mengembangkan kerjasama yang lebih luas lagi di tahun-tahun mendatang.” ungkapnya.

CEO PT Erajaya Swasembada Tbk – mitra distributor ponsel Nokia, Hasan Aula mengatakan “Hubungan kerjasama dengan Nokia telah terjalin sejak lama, kerjasama kali ini memasuki tingkat yang lebih tinggi, lebih strategis, dan lebih visioner.”

I Gusti Putu Suryawirawan selaku Direktur Jendral Untuk Industri Metal, Mesin, Peralatan Transportasi dan Elektronik, Kementrian Perindustrian Republik Indonesia mengonfirmasi pemenuhan HMD akan persyaratan komponen lokal minimum 30 % dan menghargai upaya yang dilakukan HMD untuk bekerja sama dengan para mitra lokal dalam memenuhi persyaratan TKDN. Dalam pidatonya mengungkapkan bahwa “Perindustrian di Batam sedikit mengalami kemunduran terutama dalam bidang industri minyak dan gas. Kerjasama HMD Global dengan perusahaan lokal di Batam ini mampu mengundang investor untuk memproduksi komponen-komponen smartphone lainnya di Batam. Dengan adanya kerjasama yang terjalin diharapkan lebih banyak perusahaan lokal berani dan mampu merubah iklim industri Batam. Baik perusahaan lokal dan pemerintah harus terbuka terhadap  berbagai kesempatan yang tersedia.”jelasnya.(amanda)

Ditulis Oleh Pada Sel 05 Sep 2017. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek