; charset=UTF-8" /> HGB PT BMW di Lome Diragukan Legalitasnya - | ';

| | 340 kali dibaca

HGB PT BMW di Lome Diragukan Legalitasnya

Inilah plank klaim PT BMW yang menyatakan memiliki HBG namun tanpa nomor sertifikat HGB.

Bintan, Radar Kepri-Legalitas Hak Guna Bangun (HGB) PT BMW di Dusun Lome, Desa Kecamatan Toa Paya Utara, Kecamatan Toa Paya diragukan kebenarannya. Hal ini dapat terlihat dari plank papan yang di pasang yang menuliskan.”Tanah Ini Milik PT Buana Megawisata, berdasarkan sertifikat HGB No”. Tapi tidak dicantumkan nomor HGB-nya.

Begitu juga plang yang bertuliskan sama namun mencantumkan nomor sertifikat HGB 0010. Kejanggalan ini tentu saja menimbulkan pertanyaanya masyarakat petani yang memanfaatkan lahan terlantar tersebut.

Keraguan legalitas sertifikat HGB PT BMW ini diperkuat dengan pernyataan Syamsul Kamar Yusuf, mantan kepala BPN Bintan ini menegaskan.”Setahu saya, lahan yang dimanfaatkan masyarakat petani di Lome itu tidak pernah diukur apalagi diganti rugi. Dulu lahan yang di Lome itu masuk kecamatan Toa Paya. Tidak lahan yang diukur untuk HGB PT BMW itu. Kalau yang di Lobam, Lagoi dan Malang Rapat ada diukur dan diganti rugi pada masyarakat.” ucapnya pada media ini disebuah kedai kopi.

Syamsul mengaku heran atas munculnya HGB untuk PT BMW di Lome tersebut.”Kalau ada ganti rugi dan pengukuran, saya pasti tahu. Mungkin mereka main floating saja.” tegasnya.

Dilapangan saat ini muncul persoalan baru, sejumlah orang yang disewa PT BMW diduga merusak tanaman petani.”Bibit alpokat, matoa,durian dan rambutan saya tercabut dan mati. Ada puluhan jumlahnya, tak mungkin binatang yang mencabut.”ucap Kr, seorang masyarakat petani Lome pada media ini, Minggu (05/06).

Hingga berita ini dimuat, media ini belum berhasil menjumpai pihak PT BMW guna konfirmasi dan klarifikasi terkait legalitas sertifikat HGB di desa Lome tersebut.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Sab 05 Jun 2021. Kategory Bintan, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek