; charset=UTF-8" /> Fasilitas Kesehatan Tak Terawat Di Lingga, Dr Bukit Akhirnya Bicara - | ';
'
'
| | 128 kali dibaca

Fasilitas Kesehatan Tak Terawat Di Lingga, Dr Bukit Akhirnya Bicara

Beginilah kondisi Posyandu di Desa Persiapan Sebung.(foto by aliasar)

Lingga, Radar Kepri -Gencarnya media ini menyoroti tak beroperasinya Puskesmas Pembantu (Pustu) di Dèsa Mensanak, Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau ( Prov Kepri) Kadinkes, Dr Bukit Tua Rayanto Gultom angkat bicara.

Pihaknya sudah mempersiapkan perawat pengganti petugas di Pustu Dèsa Mensanak, Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga.

“Terkait pemberitaan ini
Berdasarkan laporan dari pimpinan puskesmas Benan kecamatan Katang Bidare untuk wilayah kerja desa Mensanak ada 3 petugas dan 1 petugas lulus p3k.
Dan saat ini puskesmas Benan sudah mempersiapkan pengganti petugas yang lulus teraevut dan akan ditempatkan di pustu tersebut,” Terang Dr Bukit melalui Ponselnya, Kamis (20/6)

Sehubungan dengan fasilitas Kesehatan yang minim perawatan, pihaknya menjelaskan bahwa setiap tahunya selalu diusulkan biaya perawatan nya. Namun Bukit tidak menjelaskan berapa realisasi anggaran fasilitas kesehatan yang di maksud.

“Sehubungan dengan fasilitas kesehatan ( pustu dan polindes ) yang ada di wilayah kerja kab lingga tiap tahunnya kita usulkan untuk pemeliharaan fasilita nya
Dari usulan kita ada yang terealisasi dan ada yang belum terealisasi dan fasilitas kesehatan yang belum terealisasi tetap diusulkan kembali tiap tahunnya,” jelasnya.

Bukit melanjutkan bahwa, Peningkatan pelayanan kesehatan hingga tingkat Dèsa, selalu ia benahi. Namun kenyataannya dilapangan tidak sesuai dengan ucapan Bukit.

“Fasilitas Kesehatan sampai di tingkat desa terus kita benahi walaupun bertahap dan ber proses sesuai mekanisme usulan anggaran. Ini menjadi target kita untuk peningkatan layanan kesehatan dan kenyamanan petugas kita yang bertugas di pustu dan polindes,” ucap Bukit melalui Pesan W A.

Bukit meminta, setiap ada kendala atau informasi tentang pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya, agar dikonfirmasi lebih dulu.

“Jika ada kendala atau informasi terkait pelayanan kesehatan agar di konfirmasi dulu dengan kepala puskesmas wilayah kerjanya agar informasi jelas dan berimbang,” tutup nya

Sementara Bukit tidak menjelaskan, berapa besarnya anggaran untuk biaya perawatan fasilitas kesehatan tersebut. Diduga ada penyalah gunaan anggaran perawatan fasilitas kesehatan tersebut

Selain itu dr Bukit juga tidak menjelaskan berapa anggaran fasilitas kesehatan yang terealisasi  di tahun-tahun sebelumnya.

Pantauan Radar Kepri.com di lapangan, terutama di pulau – pulau terpencil, seperti di Pulau Dèsa Tanjung Kelit, Dèsa Persiapan Sebung dan Dèsa lainya. Banyak Pustu dan Polindes dengan kondisi sangat memprihatinkan karena minim perawatan. Bahkan mungkin tidak tidak pernah dirawat. Pertanyaannya, kemana raibnya anggaran perawatan tahun sebelumnya (Aliasar)

Ditulis Oleh Pada Jum 21 Jun 2024. Kategory Lingga, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek